Lebaran 2019

H-7 Lebaran 2019 THR Pekerja Harus Dibayarkan, Ini Sanksi Bagi Prusahaan yang Lalai

Pihak perusahaan hendaknya membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan kepada para pekerjanya tujuh hari sebelum hari raya.

H-7 Lebaran 2019 THR Pekerja Harus Dibayarkan, Ini Sanksi Bagi Prusahaan yang Lalai
kontan
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pihak perusahaan hendaknya membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan kepada para pekerjanya tujuh hari sebelum hari raya atau Lebaran 2019.

Hal ini diungkapkan Kabid Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kalsel, Wahyudin.

Menurutnya Wahyudin, THR keagamaan harus dibayarkan 7 hari sebelum hari raya keagamaan.

"THR keagamaan diberikan kepada para pekerja yang mempunyai hubungan kerja dan masa kerja 1 bulan secara terus menerus," papar dia.

Kemudian, tambah dia, masa kerja 1 tahun secara terus menerus mendapatkan 1 bulan upah.

"Untuk masa kerja 1 bulan terus menerus kurang dari 12 bulan diberikan THR secara proporsional," ucapnya.

Baca: Kenapa THR PNS, Polri, TNI & Pensiunan Dipastikan Tidak Cair 24 Mei 2019? Ini Penjelasan Lengkapnya

Baca: CPNS 2018 Pertanyakan Nasib THR, ini Penjelasan dari DPPKAD Kota Banjarbaru

Baca: Gadis Ini Beli Sendiri Mobil BMW Seharga Rp 2,7 Miliar, Hadiah Ultah untuk Orangtuanya

Bagaimana dengan sanksi bagi perusahaan terlambar bayar THR, Wahyudin mengatakan yang terlambat bayar THR maka bayar 5 persen dari upah pekerja, atau pihak perusahaan akan dipanggil untuk membayar THR.

Pada kesempatan ini ia berharap pihak perusahaan agar bisa penuhi ketentuan yang sudah normatif dan diatur Permenaker No 6 tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan dan disusul dengan Edaran Menaker No 2 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Tunjangan Hari Raya Keagamaan lalu disusul sesuai edaran Gubernur.

(banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved