Berita Kabupaten Banjar

KPK Kembali Amankan Sejumlah Mobil Terkait Kasus Tipikor Mantan Bupati HST, Ini Barangnya

Penyitaan dilakukan personel KPK sejak Rabu (15/05/2019). Barang yang disita berupa sejumlah mobil, di antaranya dari sejumlah ormas penerima bantuan.

KPK Kembali Amankan Sejumlah Mobil Terkait Kasus Tipikor Mantan Bupati HST, Ini Barangnya
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Inilah sejumlah barang berharga yang dititikan KPK di Rupbasan Martapura sejak Rabu (15/05/2019) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA  -  Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latif masih terus bergulir. Bahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penyitaan barang terkait kasus tersebut.

Penyitaan dilakukan personel KPK sejak Rabu (15/05/2019). Barang yang disita berupa sejumlah mobil, di antaranya dari sejumlah ormas penerima bantuan mantan Bupati Abdul Latif.

Seluruhnya dievakuasi dan dititipkan ke Rupbasan, Martapura, di kawasan Jalan Pintu Air, Tanjungrema Darat, Kecamatan Martapura. Tengah malam barang-barang tersebut tiba di Rupbasan.

Selain menyita mobil bantuan kepada sejumlah ormas di HST, KPK juga menyita tujuh unit truk molen PT SA. Seluruhnya juga tekah dititipkan di Rupbasan.

Ada lima unit mobil yang disita KPK di HST tersebut. Rinciannya, tiga unit Toyota Innova, saru Toyota Hiace, dan satu unit Daihatsu Sigra.

Baca: Penyidik KPK Periksa Rata-rata 30 Orang Saksi Kasus TPPU Abdul Latif Perhari di Mako Brimob

Baca: Sempat Ajukan Pra Peradilan, Tim Pengacara Abdul Latif Minta Kembalikan 10 Unit Ambulance

Penyerahan/penyitaan lima unit mobil dan tujuh unit truk molen itu menambah deretan mobil yang disita KPK dari mantan Bupati HST Abdul Latif.  Sebelumnya telah disita sejumlah kendaraan bermotor gres seperti 8 unit mobil mewah, 9 unit ambulan, 3 Toyota Hiace mini bus, dan 2 unit Toyota Cayla.

Pantauan di Rupbasan Maetapura, Kamis (16/05/2018) siang hingga sore,  dua personel KPK (perempuan) sibuk melakukan penelitian agau pemeriksaan fisik terhadap seluruh barang berharga tersebut. Sayang kegiatan tersebut bersifat terturup.

GRESĀ - Inilah sejumlah barang berharga terkait kasus mantan Bupati HST Abdul Latif yang dititikan KPK di Rupbasan Martapura sejak Rabu (15/05/2019) malam.
GRES - Inilah sejumlah barang berharga terkait kasus mantan Bupati HST Abdul Latif yang dititikan KPK di Rupbasan Martapura sejak Rabu (15/05/2019) malam. (banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Bahkan ketika mereka usai melakukan tugasnya dan begegas menuju mobil yang diparkir di halaman depan Rupbasan pukul 16.20 Wita, personel KPK itu enggan bersuara sepatah kata pun. Mereka pun berlalu menaiki mobil Avanza hitam DA 1370 BL.

Kepala Subseksi Administrasi dan Pelayanan Rupbasan Martapura, Deddy Puspito, ketika dikonfirmasi menuturkan evakuasi barang dari KPK sejak Rabu (15/05/2019) pukul 22.00 Wita.

"Saat malam itu ada lima orang dari KPK. Tiga laki-laki, penyidik. Lalu dua orang perempuan bavlgian administrsasi," sebut Deddy.

Baca: Pengusaha HST Ini Akan Dimintai Keterangan oleh KPK Terkait Tindak Pidana Pencucian Uang Abdul Latif

Baca: DPRD HST Gelar Paripurna Pemberhentian Abdul Latif, Usulkan Chairansyah Resmi Bupati HST

Kamis pagi, lanjutnya, personel KPK kembali datang guna melakukan penelitian atau pengecekan. Namun yang datang hanya dua orang bagian administrasi. Sore baru tuntas.

Deddy Puspito, Kasubsi Adpel Rupbasan Martapura
Deddy Puspito, Kasubsi Adpel Rupbasan Martapura (banjarmasinpost.co.id/idda royani)

"Jumlahnya 12 unit, terdiri atas lima unit mobil dan tujuh unit truk molen," beber Deddy.

Dikatakannya, dengan adanya tambahan mobil/trik yang dititipkan kembali tersebut, maka sekarang jumlah total mobil yerkait kasus mantan Bupati HST yang dititipkan ke Rupasan Martapura sebanyak 27 unit.

"Dulu pada Maret 2018 ada 15 unit yang telah dititipkan di sini," sebut Deddy.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved