Berita Banjarmasin

Anjing Berkeliaran di Halaman SDN Melayu 5, Pihak Berwenang Akan Melakukan Tindakan ini

DIHUBUNGI terpisah Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin Ir Lauhem Mahfuzi, mengharapkan kepala SDN Melayu 5

Anjing Berkeliaran di Halaman SDN Melayu 5, Pihak Berwenang Akan Melakukan Tindakan ini
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Sabtu (18/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - DIHUBUNGI terpisah Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin Ir Lauhem Mahfuzi, mengharapkan kepala SDN Melayu 5 untuk segera melaporkan secara resmi kejadian teror pelemparan pecahan kaca ke polisi.

Sebab, jika sudah ada teror dan pengancaman itu kewenangan dari pihak kepolisian.

“Silakan pihak SDN Melayu 5 lapor ke polisi terkait pelemparan pecahan kaca. Kita akan berkoordinasi dengan tim kita untuk langkah penyitaan anjing milik Nico Hanafi tersebut. Kemungkinan lima ekor anjing itu akan kita amankan di kebun binatang Jahri Saleh,” kata Lauhim singkat.

Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin Anwar Ziady menyatakan pihaknya berpegang pada kesepakatan agar lima ekor anjing itu harus keluar dari area SDN Melayu 5.

“Jika anjing itu masih ada di lingkungan sekolah, maka lima ekor anjing itu akan kita sita,” tegas Anwar.

Baca: Pemilik Lima Ekor Anjing Meneror Sekolah dengan Melempar Benda-benda ini

Baca: Foto Pernikahan Ayu Ting Ting dan Ivan Gunawan Beredar, Bilqis Tak Jadi Berayahkan Shaheer Sheikh

Baca: Terungkap Pertemuan Ariel NOAH dan Laissti Wanita Suapi di Vlog, Mantan Luna Maya Sebut Ini

Baca: Bukti Luna Maya Siap Bertemu Syahrini, Istri Reino Barack di Acara Shopee Live SCTV Akan Terwujud?

Sementara itu, Kabid Ketertiban Umum (Tibum) Satpol PP Kota Banjarmasin, Dhani Mantera, menegaskan keberadaan lima anjing liar yang menganggu aktivitas belajar siswa SDN Melayu 5 itu jelas melanggar ketertiban umum.

Menurut Dhani, bila anjing liar tersebut sudah menganggu ketertiban umum, Satpol PP siap melakukan pengawalan untuk penyitaan bersama dinas peternakan.

Kan, untuk pengendalian teknis anjing itu yang tahu dari dinas peternakan.

“Jika ada permintaan pengawalan penyitaan anjing liar tersebut, kita siap menurunkan anggota untuk melakukan penyitaan lima ekor anjing milik Nico Hanafi. Kalau soal ada teror pelemparan kaca ke halaman sekolah, maka polisi dan TNI yang akan turun,” tegas Dhani.

Sehari sebelumnya Kamis (16//5) diperoleh kesepakatan Nico Hanafi yang rumahnya di depan persis SDN Melayu 5 bersedia memindahkan lima anjingnya ke lokasi lain.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved