Berita Tanahlaut

Dua Belas Motor Hasil Balap Liar di Berbagai Tempat di Tanahalut Diamankan di Polres Tanahlaut

Semua sepeda motor hasil razia dari Kecamatan Pelaihari, Takisung, Bati-Bati dan Tambang Ulang yang dikumpulkan di Polres Tanahlaut.

Dua Belas Motor Hasil Balap Liar di Berbagai Tempat di Tanahalut Diamankan di Polres Tanahlaut
istimewa/Humas Polres Tanahlaut
Sepeda motor hasil razia balap liar yang diamanakan polisi di berbagai tempat di Tanahlaut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Dua belas motor hasil razia balapan liar di empat kecamatan di Kabupaten Tanahlaut diamankan di Polres Tanahlaut. Sepeda motor yang didominasi Suzuki SF ini diamankan di halaman belakang Polres Tanahlaut.

Semua sepeda motor hasil razia dari Kecamatan Pelaihari, Takisung, Bati-Bati dan Tambang Ulang yang dikumpulkan di Polres Tanahlaut. Rata-rata pemilik sepeda motor yang juga pelaku balapan liar adalah kalangan remaja.

Terang Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan hasil razia sepeda motor yang digunakan untuk balap liar tersebut didapat atas laporan masyarakat di media sosial yang kemudian ditindaklanjuti oleh Polres Tanahlaut. Sepeda motor tersebut berhasil dikumpulkan dalam giat yang digelar selama bulan Ramadhan ini saja.

"Kita menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang disampaikan ke media terkait ramainya balap liar dengan taruhan uang," ujar Kapolres kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (18/5/2019).

Baca: Utusan Kecamatan Tapin Utara Juara Umum Gebyar Ramadan Kabupaten Tapin 2019

Unit lantas, shabara dan Polsek kecamatan terkait pun turun ke lapangan untuk menjaring pemuda yang terlibat dalam aksi balap liar yang meresahkan masyarakat.

Meski ada di empat kecamatan namun per satu kecamatan terang Sentot ada beberapa titik lagi yang dijadikan lokasi balap liar. Biasanya aksi balap liar dilakukan saat jelang berbuka puasa dan setelah sahur.

"Mereka ini salah mengartikan ngabuburit dengan berkegiatan yang justru meresahkan masyarakat," ujarnya.

Selama Ramadhan ini Sentot mengaku akan terus mengintensifkan giat razia balap liar di Tanahlaut untuk menekan angka kecelakaan lalulintas di Tanahlaut dan menciptakan kondisi yang aman dan damai selama masyarakat memaksakan ibadah di bulan Ramadhan.

Terkait sepeda motor pemuda balap liar yang diamankan di Polres Tanahlaut terang AKBP Sentot masih bisa diambil usai lebaran nanti. Pemilik sepeda motor bisa mengambil motor dengan membawa surat-surat kepemilikan dan kelengkapan kendaraan bermotor.

Namun bagi sepeda motor yang tak memiliki surat menyurat akan ditunggu hingga tiga bulan, jika tidak ada maka disita.

Baca: Ada Ancaman Serangan Teroris, Polri Imbau Masyarakat Tak Turun ke Jalan pada 22 Mei 2019

Seperti diketahui beberapa sepeda motor yang digunakan oleh pemuda Tanahlaut untuk aksi balap liar tak bersurat alias bodong. Namun Polres Tanahlaut tetap memberi waktu untuk pemilik agar bisa melengkapi surat kendaraannya.

"Kalau kesalahannya berat dan selama tiga bulan tidak bisa membawa surat menyurat kendala maka kendaraannya akan kami sita," tambahnya.

Aksi balapan liar selama Ramadhan di Tanahlaut memang beberapa kali diketahui dari unggahan di media sosial. Polres Tanahlaut melalui Bhabinkamtibmas juga terus melakukan sosialisasi pencegahan aksi balap liar ke kerumunan pemuda yang berkumpul saat malam. Tak jarang juga dilakukan pembubaran pemuda yang berkumpul di Lapangan Pertasi Kencana Pelaihari yang melebihi waktu tengah malam.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved