BPost Cetak

Kamera Soroti Penumpang Pesawat, Syamsudin Noor Pasang Pendeteksi Cacar Monyet

Peralatan pemindai suhu tubuh itu merupakan antisipasi penyebaran virus Cacar Monyet atau Mongkeypox.

Kamera Soroti Penumpang Pesawat, Syamsudin Noor Pasang Pendeteksi Cacar Monyet
BPost Cetak
Banjarmasinpost Edisi, Sabtu (18/5/2019) 

BANJARBARU, BPOST - Sejumlah petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Banjarmasin mengoperasikan sejumlah peralatan yang terdiri atas kamera dan komputer di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Jumat (17/5).

Mereka mengamati monitor sambil memantau penumpang pesawat yang baru saja datang. Peralatan pemindai suhu tubuh itu merupakan antisipasi penyebaran virus Cacar Monyet atau Mongkeypox.

Menurut petugas, pemindai ini menggunakan teknologi inframerah untuk mendeteksi suhu tubuh. Sinar ini tidak terlihat. Di monitor akan terlihat orang yang suhunya normal dan orang yang suhunya tinggi.

Perbedaan tersebut terlihat dari warna yang berbeda. Gradasi warna biru, hijau, ungu menggambarkan suhu tubuh yang lebih dingin. Sedangkan warna kemerahan, oranye dan kuning menggambarkan suhu yang lebih panas. Dari sini bisa dideteksi orang yang menderita sakit.

Baca: Desa Mandapai Dipenuhi Tentara Pejuang

Baca: 90 Menit Menuju Sejarah, Man City vs Watfor

Baca: Ada Bus Gratis di Pelabuhan Tanjung Perak

Tak hanya dari warna, petugas juga dapat pemberitahuan adanya orang yang bersuhu tinggi dari alarm pemindai. Jika suhu di atas 38 derajat celcius maka alarm berbunyi dan di monitor tertera tulisan “fail”.

Communication and Legal Section Head Bandara Syamsudin Noor Adit Putra, kemarin, mengatakan peralatan itu digunakan sejak Kamis (16/5) hingga waktu yang belum ditetapkan.

“Ini tindak lanjut koordinasi tentang kewaspadaan importasi penyakit Mongkeypox. Ditempatkan satu unit fasilitas Thermo Scan di pintu kedatangan,” kata Adit mewakili General Manager Bandara Syamsudin Noor Indah Preastuty, Jumat (17/5).

KKP juga menempatkan petugas untuk menerapkan prosedur penanganan apabila ada terduga penderita. Upaya lain adalah sosialisasi informasi terkait Monkeyfox di lingkungan bandara dan masyarakat sekitar oleh petugas KKP.

“Petugas akan memantau penumpang sampai habis, sampai malam. Alhamdulilah masih aman. Informasi dari rekan di Batam dan Bali juga belum ada temuan. Tetap perlu waspada,” kata Kepala KKP Kelas II Banjarmasin Ruslan Fajar.

Sementara di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, pemindai suhu tubuh belum dipasang. “Kalau di pelabuhan belum. Minggu depan baru mau sosialisasi. Kalau untuk pengadaan alat minggu depan kami info. Untuk alat ini kami koordinasikan dulu dengan manajemen,” ucap Deputi Manajer Umum Pelindo Banjarmasin, Suprayogi.

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved