Berita Banjarmasin

Meski Cacar Monyet Tak Ada Masuk Kalsel, Dinkes Tetap Waspada

Meski belum ada terindikasi penyakit cacar monyet (monkey pox) masuk ke Kalsel, Dinas Kesehatan bekerja sama pihak terkait tingkatkan kewaspasdaan.

Meski Cacar Monyet Tak Ada Masuk Kalsel, Dinkes Tetap Waspada
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Kepala Dinas Kesehatan Kalsel HM Muslim 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Meski belum ada terindikasi penyakit cacar monyet (monkey pox) masuk ke Kalimantan Selatan namun Dinas Kesehatan bekerja sama dengan pihak terkiat meningkatkan kewaspadaan.

Surat edaran tentang mewaspadai penyakit ini pun telah dikirim ke Dinas Kesehatan Kabupatan /kota.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel H Muhamad Muslim, S.Pd., M.Kes ketika dikonfirmasi mengenai penyakit cacar monyet (monkey pox) ini,membenarkan bahwa pihak bandara telah memasang alat pendeteksi panas (thermo scanner) di pelabuhan.

Ditambahkannya, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan teman-teman termasuk kantor kesehatan pelabuhan (KKP) dimana tugas KKP ini antara lain mengawal di pintu masuk dan hal ini tetap dikoordinasikan dengan pihaknya (Dinas Kesehatan, Red)..

"Kami juga meminta memasang itu dan alatnya di KKP walapupun belum ada penyakit ini yang masuk ke kalsel namun kita tetap mengantisifasi agar jangan sampai masuk " paparnya.

Kemudian selain itu pihaknya juga telah menyampaikan ke teman-teman untuk mewaspadai penyakit ini (cacar monyet) dan juga telah membuat surat edaran ke dinas-dinas kesehatan baik itu kabupaten/ kota terkait dengan kewaspadaan cacar monyet ini (monkey pox).

Baca: Tiga Pejuang Demokrasi Banjar Tutup Usia, Ini yang Akan Dilakukan KPUD Setempat

Jika ada kena atau terindikasi apakah Dinas Kesehatan telah siap baik obat dan lainnya? Muslim mengatakan tentunya pihaknya siap termasuk dengab karantina. Karena selama ini untuk penyakit-penyakit emergency seperti ini sudah ada ruangan karantina yang berada di RS.

Kemudian pihaknya juga telah siapkan survailing untuk mengatasi dan pihaknya juga telah punya pejabat karantina di dinas kesehatan dan di KKP. Guna pendeteksi panas atau thermo scanning ini untuk mendeteksi kemungkinan orang yang masuk ke Kalsel.

Dijelaskan Muslim sebenarnya penyakit cacar monyet ini berasal dari Afrika dan ditemukan orang-orang Afrika ketika berada di singapura dan di isolasi di sana.

Selain kesiapan pihaknya, Dinkes juga berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dimana kementerian kesehatan sudah menyampaikan ke pihaknya untuk juga turut mewaspadai penyakit ini.

"Tapi sebelum koordinasi hal itu begitu adanya berita penyakit ini diduga bisa masuk ke Batam kita juga siaaga dan mewaspadai ," ucapnya.

Baca: Lowongan Kerja BUMN Terbaru 2019! PT Taspen untuk Lulusan S1, Ini Syarat dan Batas Waktu Daftar!

Salah satunya yang dengan pemasangan thermo scanner itu. Meski begitu pihaknya meminta masyarakat tak usah khawatir.

'Jangan khawatir dan kita tetap waspada tetapi tidak perrlu berlebihan karena penularannya juga adanya dari binatang," imbuhnya.(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved