Berita Banjarmasin

NEWSVIDEO - Psikolog Cantik Ini Senang Melihat Klien Tersenyum, Pelayanan Bak Seorang Dokter

Layaknya dokter, menjalankan profesi sebagai seorang psikolog tentunya juga berkompeten untuk mengobati seorang klien (pasien).

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Layaknya dokter, menjalankan profesi sebagai seorang psikolog tentunya juga berkompeten untuk mengobati seorang klien (pasien).

Namun yang sedikit membedakan, dokter memberikan pengobatan secara medis sedangkan psikolog lebih condong berupa terapi bimbingan atau juga konsultasi-konsultasi.

Dan bisa menyembuhkan seorang klien yang datang dengan beragam permasalahan ini pula, menjadi hal menyenangkan sekaligus membanggakan yang dirasakan oleh seorang psikolog di Banua yang bernama Firdha Yuserina ini.

Profesi ini sudah ditekuni oleh perempuan cantik berkerudung ini, kurang lebih sekitar tiga tahun terakhir

"Menyenangkan sekali bila berhasil membantu orang (klien) mengurangi bebannya apalagi bisa sembuh," kata Ida yang bertugas di Unit Konsultasi Pelayanan Psikologi (UKPP) Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini.

Baca: Link Live Streaming Vidio.com PS Tira-Persikabo vs Badak Lampung FC di Shopee Liga 1 2019 Malam Ini

Baca: VIDEO Live Streaming Indosiar & Vidio.com Persib Bandung vs Persipura Jayapura di Shopee Liga 1 2019

Baca: Tak Live Trans 7! Hasil FP3 Moto2 MotoGP Prancis 2019, Dimas Ekky Terpelanting, Odendaal Tercepat

Ida ini termasuk sebagai psikolog klinis, dan lebih berkonsentrasi kepada anak. Sehingga kliennya pun kebanyakannya adalah anak-anak pula.

"Kebanyakannya anak-anak, misalnya ke minat dan bakatnya, kesiapan masuk sekolah, dan kesulitan belajar. Kadang ada juga klien anak berkebutuhan khusus," katanya.

Terkait klien anak berkebutuhan khusus, Ida pun menerangkan ada tantangan tersendiri karena tak jarang juga disertai memberikan dukungan mental kepada orangtuanya.

"Kalau untuk anak berkebutuhan khusus (disabilitas), biasanya kita akan bantu mencari minat dan bakatnya. Dan orangtua juga harus dibantu penguatan mental, belum lagi jika ada komentar-komentar negatif orang di sekitarnya sehingga harus diberikan dukungan," jelasnya.

Meskipun konsentrasi ke anak, namun tak jarang juga Ida menangani klien lainnya untuk menjalani test atau juga dikenal dengan istilah psikotes.

Halaman
12
Penulis: Frans
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved