Berita Banjarmasin

Saat Belajar dan Istirahat, Para Siswa Sering Ketakutan Melihat Lima Anjing Berkeliaran di Halaman

Siswa SDN kelas 5 yang menggelar pesantren ramadan di SDN Melayu 5 Jalan Kampung Melayu 5 Banjarmasin harus berhati-hati, Jumat (16/5) pagi.

Saat Belajar dan Istirahat, Para Siswa Sering Ketakutan Melihat Lima Anjing Berkeliaran di Halaman
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Sabtu (18/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Siswa SDN kelas 5 yang menggelar pesantren ramadan di SDN Melayu 5 Jalan Kampung Melayu 5 Banjarmasin harus berhati-hati, Jumat (16/5) pagi.

Soalnya, di halaman sekolahnya berhamburan pecahan kaca dan sampah.

Banyaknya pecahan kaca di halaman sekolah di SDN setempat itu terjadi pasca diperoleh kesepakatan berbagai pihak dengan Nico Hanafi yang rumahnya di depan persis SDN Melayu 5 bersedia memindahkan lima anjingnya ke lokasi lain, Kamis (15/5).

Selama ini, Niko selalu melepas liar lima anjingnya ke halaman sekolah sehingga membuat takut para siswa baik saat belajar dan istirahat.

“Kasihan siswa kelas 5 yang ikut masuk pesantren ramadan di sekolah. Banyak sekali pecahan kaca di halaman sekolah. Kita minta hati-hati berjalan, jangan sampai kena pecahan kaca yang bertebaran,” kata Kepala SDN Melayu 5 Herawati.

Menurut Herawati, Jumat pagi pihaknya langung melaporkan ke anggota TNI Babinsa dan anggota Polri Babinkamtimbas Polsek Banjarmasin Tengah terkait teror dan ancamam pecahan kaca yang diterima SDN Melayu 5.

Baca: Menjadi Mualaf dan Hijrah, Felixia Yeap Ceritakan Masa Lalunya Saat Jadi Model Majalah Playboy

Baca: Teriakan Putri Anang Hermansyah dan Ashanty Ungkap Keributan Orangtua Aurel Hermansyah

Baca: Foto Pernikahan Ayu Ting Ting dan Ivan Gunawan Beredar, Bilqis Tak Jadi Berayahkan Shaheer Sheikh

Baca: Terungkap Pertemuan Ariel NOAH dan Laissti Wanita Suapi di Vlog, Mantan Luna Maya Sebut Ini

“Jumat pagi anggota TNI dan polisi langsung menemui pemilik lima ekor anjing dewasa, Nico Hanafi yang rumahnya di depan persis SDN Melayu 5. Anggota TNI dan polisi sempat memberi peringatan keras kepada Nico Hanafi atau keluarganya agar tidak mengulangi perbuatan melempar kaca dan sampah ke halaman sekolah,” katanya.

Menurut Herawati, terkait teror pelemparan kaca dan sampah ke halaman sekolah ini juga sudah melaporkan ke Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin dan Satpol PP kota setempat karena mereka sebagai tim yang ikut dalam kesepakatan pemindahan lima ekor anjing liar tersebut.

“Iya atas teror yang dialami sekolah, kita sudah memberitahu juga ke dinas pendidikan dan Satpol Kota Banjarmasin. Kita minta dari awal ke dinas peternakan agar lima ekor anjing itu disita, bukan dipindahkan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved