Berita Tapin

Tumpukan Material di Jalan Datu Aling Dikeluhkan Warga Rantau Kabupaten Tapin

Tumpukan material di Jalan Datu Aling, Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin dikeluhkan warganet

Tumpukan Material di Jalan Datu Aling Dikeluhkan Warga Rantau Kabupaten Tapin
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Tumpukan material di Jalan Datu Aling, Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin dikeluhkan warganet, akun Miella Ardi Rantau. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Tumpukan material di Jalan Datu Aling, Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin dikeluhkan warganet, akun Miella Ardi Rantau.

Itu karena tumpukan material yang diduga untuk pemasangan gorong-gorong beton di badan jalan Datu Aling tidak diberi rambu peringatan bagi pengendara.

Akibat tidak ada rambu peringatan berhati-hati, seorang perempuan pengendara sepeda motor matik terjatuh menabrak tumpukan material tersebut.

Miella Ardi Rantau yang menolong perempuan yang mengaku dari Binuang itu setelah terjatuh dengan muka berdarah bersama warga yang melintas di jalan tersebut.

Jalan Datu Aling akses warga menuju jalan by pass Rantau atau sebaliknya menuju simpang empat lampu merah Pasar Keraton.

Baca: Setelah Kasih Rp 8,4 Miliar, Wagub Kalsel Juga Pantau Pembuatan Meriam Karbit di HST

Baca: Tak Live Trans 7! Hasil FP3 Moto2 MotoGP Prancis 2019, Dimas Ekky Terpelanting, Odendaal Tercepat

Baca: VIDEO Live Streaming Indosiar & Vidio.com Persib Bandung vs Persipura Jayapura di Shopee Liga 1 2019

Kondisi jalan Datu Aling kalau malam sangat gelap karena tidak terdapat penerangan lampu jalan umum. Pengendara hanya mengandalkan penerangan dari lampu sepeda motor ataupun mobil mereka.

Diduga korban yang terjatuh menabrak material tidak pernah melintas siang hari akibatnya saat melintas malam hari tidak mengetahui kalau jalan Datu Aling terhambat proyek pemasangan gorong-gorong beton di badan jalan.

"Baru saja terjadi ada perempuan kecelakaan akibat menabrak material di sisi jalan. Jalannya gelap tanpa lampu. Lokasinya sekitar lampu merah kupang tembus by pass. Ini sangat penting, jangan sampai ada korban yang ketiga dan lainnya," ujar Ibrahim, warga Rantau.

Pemasangan gorong-gorong beton itu juga mengantisipasi kecelakaan lalulintas karena badan jalannya amblas. Pengendara sepeda motor yang ngebut tidak sedikit yang kaget karena mendadak badan jalannya tidak rata.

"Warga berharap agar ada rambu peringatan berhati hati selama tumpukan material itu dibiarkan atau belum ada tukang yang bekerja," ujar Herman, warha Rantau. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved