Berita Regional

ASTerduga Teroris yang Ditangkap di Gresik Ternyata Anggota Jemaah Islamiyah, Gabung Sejak 2010

AS (44) terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Densus Mabes Polri seusai salat subuh di Griya Suci Permai, Desa Suci, Manyar, Gresik, Sabtu (18/5).

ASTerduga Teroris yang Ditangkap di Gresik Ternyata Anggota Jemaah Islamiyah, Gabung Sejak 2010
ilustrasi/surya.co.id
Penangkapan-tersangka-yang-membacok-ibu-kandung 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Densus 88 mengamankan seorang terduga teroris, AS (44)  di Griya Suci Permai, Desa Suci, Manyar, Gresik, Sabtu (18/5/2019). AS merupakan jaringan Jemaah Islamiyah (JI).

Kabid Humas Polda jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan, AS tergabung dalam jaringan tersebut sejak 2010. As juga tercatat pernah tinggal di Pekalongan, Jawa Tengah.

Dan terhitung sudah dua bulan AS tinggal di Gresik bersama istri dan seorang anaknya.

Informasinya, AS ditangkap Densus 88 Mabes Polri berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku teroris sebelumnya di Kabupaten Madiun yang berinisial JS.

JS ditangkap di sebuah Pasar Sayur, Caruban, Madiun, Selasa (14/5/2019) kemarin.

Baca: Puluhan Pasangan Mesum di Kamar Hotel & Kos di Kediri Saat Ramadhan, Kena Razia Petugas

“Jaringan jamaah islamiyah (JI) sejak 2010, kami ketahui setelah pengembangan dari pelaku sebelumnya,” kata Kabid Humas Polda jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Sabtu (18/5/2019).

Penangkapan AS menambah daftar penangkapan terduga teroris yang dilakukan Densus 88 Mabes Polri di Jatim.

Sebelumnya hanya dua terduga pelaku, kini menjadi tiga terduga dalam kurun waktu kurang dari sepekan.

Diberitakan sebelumnya, Densus 88 Mabes Polri tangkap terduga pelaku teroris di dua kabupaten di Jatim, Kabupaten Madiun dan Nganjuk.

Penangkapan terduga dilakukan dalam sehari, yakni Selasa (14/5/2019), hanya berbeda selisih jam.

Terduga teroris berinisial JS yang ditangkap di kawasan Pasar Sayur, Caruban, Madiun pada pagi hari.

Sedangkan terduga teroris berinisial DY yang ditangkap di depan kios ponsel Desa Tanjungtani, Prambon, Nganjuk pada malam hari.

Baca: Pengakuan Istri Terduga Teroris di Gresik: Tahu darI Jemaah, Pas Pulang dari Musala Bapak Diambil

Dalam penangkapan itu, Polda Jatim telah memfasilitasi operasional penangkapan, berupa fasilitas ruang interogasi, dan fasilitas ruang tahanan.

"Tentunya melakukan pengamanan yang cukup ketat terhadap para terduga tersebut," katanya pada awakmedia, Rabu (15/5/2019).  (Luhur Pambudi)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Terduga Teroris yang Ditangkap di Gresik Gabung Jaringan Jemaah Islamiyah Sejak 2010,

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved