Berita Kesehatan

Hipertensi Awal Dari Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, Begini Cara Pencegahannya

Hipertensi atau tekanan darah tinggi saat ini menjadi salah satu penyakit yang cukup banyak diderita masyarakat Indonesia.

Hipertensi Awal Dari Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, Begini Cara Pencegahannya
THINKSTOCK.COM
darah tinggi hipertensi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hipertensi atau tekanan darah tinggi saat ini menjadi salah satu penyakit yang cukup banyak diderita masyarakat Indonesia.

Padahal Hipertensi merupakan pintu masuk penyakit jantung dan pembuluh darah yang memicu kematian.

Menurut data World Health Organization (WHO) pada 2015, ada 1,13 miliar orang di dunia dengan hipertensi.Itu artinya 1 dari 3 orang di dunia hidup dengan kondisi tekanan darah tinggi.

Hipertensi tidak bisa dianggap remeh karena berdampak pada aneka gangguan kesehatan, misalnya stroke, serangan jantung, gagal ginjal, pecahnya pembuluh darah arteri dan gangguan pada mata yang disebut retinopati hipertensif.

“Hipertensi sekarang jadi masalah utama kita semua, tidak hanya di Indonesia tapi di dunia, karena hipertensi ini merupakan salah satu pintu masuk atau faktor risiko penyakit seperti jantung, gagal ginjal, diabetes, stroke,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PPTM) Kemenkes RI, Cut Putri Arianie dalam temu media Hari Hipertensi Dunia (17/05/2019) di Jakarta.

Baca: Oppo Luncurkan Oppo K3 23 Mei, Ini Bocoran Tampilan dan Spesifikasinya

Baca: Kado Mewah Syahrini untuk Luna Maya Terungkap, Diberikan Istri Reino Barack Saat Momen Ini

Baca: Dukung Gerakan Revolusi Hijau, KRPH Kinarum Serahkan 3.000 Bibit Tanaman Buah-buahan

Darah tinggi atau hipertensi ini dapat terjadi ketika tekanan darahyang mengalir di dalam tubuh kita menjadi lebih tinggi dan diatas tekanan darah normal yang dianjurkan.

Biasanya, tekanan darahyang normal pada manusia adalah berkisar pada angka 120–140 mmHg untuk kisaran besaran yang di atas (sistolik), dan 80–90 mmHg untuk kisaran besaran di bawahnya (diastolik).

Tak sulit sebenarnya mencegah dan mengendalikan hipertensi. Caranya dengan rutin mengukur tekanan darah secara berkala.

Seseorang akan didiagnosis memiliki tekanan darah yang tinggi ketika menunjukkan angka di atas 140/90.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ketika hipertensi terjadi, pembuluh darah arteri akan mengeras sehingga aliran darah akan menurun.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved