Pemilu 2019

Kerabat Petugas KPPS yang Meninggal Dapatkan Surat ini dari KPU

Sekitar sembilan hari sudah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 47 Kelurahan Pemurus Baru Kecamatan Banjarmasin Selatan

Kerabat Petugas KPPS yang Meninggal Dapatkan Surat ini dari KPU
BPost Cetak
BPost edisi cetak Minggu (19/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sekitar sembilan hari sudah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 47 Kelurahan Pemurus Baru Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin Hidayatullah dikebumikan.

Ipar almarhum, Ita, menyatakan pihaknya telah mendapatkan surat dari KPU yang diserahkan petugas Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Ita diminta mengisi surat tersebut terkait biodata almarhum serta melengkapinya dengan sejumlah dokumen.

Di antaranya surat kematian.

"Berkas diminta dikembalikan, Senin (20/5)," kata Ita saat dihubungi BPost, Sabtu (18/5).

Ita mengaku belum sepenuhnya paham isi dan tujuan pengisian surat tersebut.

Baca: Kesepakatan Ammar Zoni dan Irish Bella Setelah Habiskan Bulan Madu di Lombok

Baca: Sebelum Daftar SBMPTN 2019, Buruan Cek Prodi Daya Tampung Terbesar di UI, UNPAD dan UGM

Baca: Curhat Mulan Jameela pada Umi Pipik Sampai Pegang Dahi, Istri Ahmad Dhani Pikirkan Ini

Baca: Proses Hitung Suara Berakhir, Tugas Lain Menanti KPU, Salah Satunya ini

Namun berdasarkan informasi yang didapatnya, surat itu merupakan persyaratan untuk mendapatkan santunan bagi penyelenggara ad hoc pemilu yang mengalami musibah.

Jika benar, Ita menyatakan pihak keluarga sangat bersyukur.

"Namanya umur memang sudah takdir. Ttidak ada yang tahu. Tapi kalau pemerintah memberikan santunan tentu kami berterima kasih," kata Ita.

Menurutnya, pihak keluarga sama sekali belum mengetahui bentuk santunan dan nilainya.

Dijelaskan Ita, Hidayatullah dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung di Rumah Sakit Bhayangkara pada Selasa (9/5).

Sebelumnya almarhum tidak pernah mengeluh apapun.

Almarhum, menurut Ita, beraktivitas seperti biasa saat pencoblosan, 17 April 2019.

"Saat pencoblosan, kami melihat beliau kerja keras sampai subuh terus," kata Ita.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved