Berita Banjarmasin

Palang Besi di Jembatan Kuin Banjarmasin Miring Karena Ditabrak, Dishub Sengaja Tak Lakukan Ini

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Ichwan Nur Chalik berencana membiarkan palang besi di Jembatan Seribu Kuin, atau Jembatan Besi, Kuin

Palang Besi di Jembatan Kuin Banjarmasin Miring Karena Ditabrak, Dishub Sengaja Tak Lakukan Ini
Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Jembatan Seribu Kuin, atau Jembatan Besi, Kuin, Banjarmasin tetap miring. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Ichwan Nur Chalik berencana membiarkan palang besi di Jembatan Seribu Kuin, atau Jembatan Besi, Kuin, Banjarmasin tetap miring.

Pasalnya, ia juga sudah mengetahui kondisi palang besi tersebut. Ia pun mengatakan, miringnya palang besi yang baru beberapa waktu lalu dipasang karena ditabrak secara sengaja oleh sopir angkutan berat yang tak bisa melintas di jembatan tersebut.

"Kami sengaja tidak memperbaiki. Karena nanti akan ditabrak lagi. Selain itu, semakin ditabrak, maka palangnya semakin miring dan itu juga tidak menguntungkan bagi angkutan yang membawa barang tinggi." ucap Ichwan, Minggu (19/5/2019).

Jelas mantan Kasatpol PP Kota Banjarmasin ini, semakin miring palang besi di jembatan itu, maka akan semakin menurun ketinggiannya. Sehingga dari yang awalnya tinggi 2,5 m, menjadi kurang dari ukuran tersebut.

Baca: Palang Besi di Jembatan Kuin Banjarmasin Miring, Diduga Ditabrak Angkutan Berat

Baca: Sebelum Daftar SBMPTN 2019, Buruan Cek Prodi Daya Tampung Terbesar di UI, UNPAD dan UGM

Baca: Peringatan Dini BMKG: Gelombang Tinggi hingga 4 Meter 19-22 Mei 2019, Perairan Selatan Kalimantan

Kondisi besi dinyatakan Ichwan cukup kuat. Apalagi pihaknya sudah melakukan pengelasan. Ia akui, memang sempat ada warga yang mengkhawatirkan palang tersebut patah.

Namun jelasnya, Dishub Kota Banjarmasin sudah mengecek palang besi itu. Sehingga dipastikan Ichwan benda yang menjadi pembatas atas jembatan itu tidak akan patah.

Kemudian, apabila masyarakat atau sopir mencoba melepas palang besi itu, Ichwan berucap akan melaporkan kepihak yang berwajib. Namun jelasnya, karena sudah dilas, sehingga tidak mungkin lagi dilepas.

Ichwan juga menjelaskan, apabila jembatan terus dilintasi angkutan berat, khususnya Jembatan Besi Kuin, maka ada kemungkinan jembatan tersebut akan runtuh.

Apalagi tambahnya, Jembatan Besi Kuin hanya mampu menopang berat 2,5 ton. Lebih dari itu sebutnya membuat kondisi jembatan tidak bertahan lama. Terlebih saat ini posisi oprit jembatan pun sudah menurun.

Selain Jembatan Besi di Kuin, Banjarmasin, hal serupa juga terjadi di Jembatan Alalak II yang baru saja dipasangi palang besi. Ichwan mengatakan, palang besi di jembatan tersebut juga ditabrak. Namun kemungkinan dilakukan pada malam hari, ketika petugas Dishub Kota Banjarmasin tidak pada jam kerja.

Lantas Ichwan juga berharap adanya bantuan dari pihak kepolisian. Ujarnya Dishub tak memiliki wewenang untuk menindak pelaku pelanggaran tersebut. Sehingga pihak kepolisian dianggap cukup membantu apabila turun menangani dalam hal pengamanan.

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved