Pemilu 2019

Bawaslu Temukan Jual Beli Suara di Tingkat Pileg, 'Belanja Suara' Sudah Jadi Rahasia Umum

Anggota Bawaslu Mochamad Afifudin mengatakan adanya praktik pengambilan suara dari caleg satu ke caleg lainnya dalam satu partai, serta pengambilan

Bawaslu Temukan Jual Beli Suara di Tingkat Pileg, 'Belanja Suara' Sudah Jadi Rahasia Umum
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (20/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kasus hilangnya suara terjadi di sejumlah daerah pada Pemilu 2019.

Bawaslu bahkan menemukan adanya jual-beli suara di tingkat pemilihan legislatif.

Anggota Bawaslu Mochamad Afifudin mengatakan adanya praktik pengambilan suara dari caleg satu ke caleg lainnya dalam satu partai, serta pengambilan suara dari caleg untuk masuk ke partai.

"Persaingan antarcaleg dalam satu partai, kemudian mengambil suara yang bersangkutan. Yang seperti itu," kata dia di Kantor KPU, Jakarta, pekan lalu.

Baca: Cara Dapatkan Malam Lailatul Qadar, Simak Amalan Rasulullah yang Bisa Dilakukan pada Ramadhan 1440 H

Baca: Penampakan Via Vallen Berhijab & Bercadar Kagetkan Fan, Pedangdut Kesayangan Rhoma Irama Tulis Ini

Baca: Dandanan Tak Biasa Istri SBY, Ani Yudhoyono Meski Masih Sakit, Ngaku Mau Apartemen pada Aliya Rajasa

Baca: Kebiasaan Buruk Ammar Zoni Dibongkar Irish Bella, Setiap Pagi Selama Ramadhan Ternyata Lakukan Ini

Berawal dari hal itu, Tribun Network mencari tahu adanya potensi kecurangan tersebut, serta mengonfirmasi kepada beberapa pihak terkait.

Seorang caleg yang bertarung di DPRD DKI Jakarta, Adi mengungkapkan adanya praktik pemindahan suara caleg ke partai dan satu caleg ke caleg lainnya, sudah menjadi rahasia umum di kalangan caleg.

Caleg menyebutnya dengan istilah 'Belanja Suara'.

Hal ini hanya terjadi di pemilihan legislatif berbagai tingkatan, tidak ada pembelian suara di tingkat pemilihan presiden.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved