Pemilu 2019

Bayar Rp 5-10 Juta untuk Setiap Kepala Petugas Kecamatan, Pemindahan Suara Dilakukan Seperti ini

Kepada Tribun Network, seorang caleg yang bertarung di DPRD DKI Jakarta, Adi mengatakan partai sudah memiliki jagoan untuk masuk ke dewan.

Bayar Rp 5-10 Juta untuk Setiap Kepala Petugas Kecamatan, Pemindahan Suara Dilakukan Seperti ini
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (20/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kepada Tribun Network, seorang caleg yang bertarung di DPRD DKI Jakarta, Adi mengatakan partai sudah memiliki jagoan untuk masuk ke dewan.

"Jadi, kalau suara kurang akan ditambah di situ. Bisa main di internal, bisa main di eksternal. Paling mudah, ya di internal," jelasnya di suatu kafe di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Bagaimana caranya? Adi menjabarkan awalnya akan ada pertemuan di balik layar antara petugas penghitungan di kecamatan, saksi yang juga tim sukses, serta pengawas penghitungan.

"Biasanya ada operator komputer penghitungan suara juga main, tapi ini bisa dikondisikan karena dia tidak pegang form C1, hanya dengar suara petugas yang membaca," tambahnya.

Seluruhnya terjadi di penghitungan tingkat kecamatan.

Baca: Bawaslu Temukan Jual Beli Suara di Tingkat Pileg, Belanja Suara Sudah Jadi Rahasia Umum

Baca: Cara Dapatkan Malam Lailatul Qadar, Simak Amalan Rasulullah yang Bisa Dilakukan pada Ramadhan 1440 H

Baca: Anjing Lumpuh Selamatkan Bayi yang Dikubur Hidup-hidup di Kebun Singkong, Sosok Ibunya Terungkap

Baca: Dandanan Tak Biasa Istri SBY, Ani Yudhoyono Meski Masih Sakit, Ngaku Mau Apartemen pada Aliya Rajasa

Baca: Penampakan Via Vallen Berhijab & Bercadar Kagetkan Fan, Pedangdut Kesayangan Rhoma Irama Tulis Ini

Kenapa kecamatan? Menurutnya tempat tersebut lebih mudah untuk 'dikuasai' ketimbang di tempat pemungutan suara yang dilihat banyak pasang mata.

Di tingkat kecamatan hanya beberapa orang yang perlu dilibatkan.

Penguasaan akan disertai dengan bayaran Rp 5 juta-Rp 10 juta untuk setiap kepala petugas kecamatan.

"Itu harga paling kecil untuk tingkat DPRD. Kalau DPR RI, harga semakin mahal," ungkapnya.

Penambahan suara tidak terlihat signfikan.

Paling banyak setiap TPS hanya akan berpindah sebanyak lima sampai 10 suara.

Itupun tidak di semua TPS dalam satu daerah pemilihan (Dapil).

Ini hanya terjadi di beberapa TPS, asal suara memenuhi ambang batas untuk masuk menjadi anggota dewan.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved