Kriminalitas Tanahbumbu

Dua Kurir, Satu Pemakai Dicokok Polisi, Diringkus Saat Bertransaksi Sabu di Sungai Loban Tanbu

Frendi, warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Angsana, Tanahbumbu dicokok bersama dua rekannya, Muhammad Taufik (21) dan M Firdaus (24).

Dua Kurir, Satu Pemakai Dicokok Polisi, Diringkus Saat Bertransaksi Sabu di Sungai Loban Tanbu
HO/Polsek Sungai Loban
Tiga tersangka kurir dan pemakai sabu yang diamankan jajaran Polsek Sungai Loban, Tanahbumbu 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Rencana Frendi Prabowo (24) untuk mengonsumsi sabu-sabu berantakan. Bahkan, Frendi harus berurusan dengan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Loban, Polres Tanahbumbu.

Frendi, warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Angsana, Tanahbumbu dicokok bersama dua rekannya, Muhammad Taufik (21) dan M Firdaus (24).

Keduanya adalah warga Desa Sebamban Baru, Kecamatan Sungai Loban, Tanahbumbu turut diringkus karena terlibat terkait kepemilikan satu paket sabu-sabu rencana digunakan Frendi.

Namun tidak sempat menggunakan barang haram tersebut, selain Frendi. Dua rekannya yang diketahui sebagai kurir pun harus mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Baca: 16 Contoh Ucapan Selamat Hari Kebangkitan Nasional 2019 (Harkitnas), Cocok Instagram, Facebook

Diduga keras menjual atau mengedarkan, memiliki atau menguasai narkotika jenis sabu-sabu. Akibatnya, ketiga remaja yang baru lulus kuliah itu harus menghabiskan hari-hari merekq di balik jeruji besi.

Kapolres Tanahbumbu AKBP Kus Subyantoro SIK melalui Kapolsek Sungai Loban Iptu H Tony Haryono SE.MM membenarkan, anggotanya meringkus tiga tersangka terkait narkotika jenis sabu-sabu.

Menurut Tony, ketiga tersangka diringkus, Jumat (17/5/2019) lalu beberapa hari setelah anggota melakukan penyelidikan.

Didapat kabar di wilayah sekitar jalan Propinsi (Jembatan Under Pas PT TIA, Desa Sebamban Baru, Kecamatan Sungai Loban, Tanahbumbu kerap dijadikan tempat transaksi oleh ketiga tersangka.

"Informasi dari masyarakat, kemudian dilakukan penyelidikan dan kemudian ditindak lanjuti anggota melakukan penangkapan," katanya.

Sementara hasil interogasi ketiga pelaku, mengaku terjadi transaksi. Bermula tersangka Frendi memesan sabu-sabu kepada tersangka Taufik.

Oleh tersangka Taufik, kemudian membelikan sabu-sabu tersebut melalui Firdaus. Setelah sabu-sabu didapat rencana transaksi dilakukan di jalan sekitar jembatan, namun lebih dulu terendus anggota Polsek Sungai Loban.

Baca: Diduga Kelelahan, Pelaku Pembunuhan di Blora Tiba-tiba Kejang dan Tewas Setelah Ditangkap Polisi

Tak pelak ketiga tersangka dibekuk bersamaan dibuat tidak berkutik oleh anggota yang langsung menggelendangnya ke mapolsek, guna proses hukum lebih lanjut.

"Untuk asal muasal sabu-sabu masih dilakukan penyelidikan mendalam," tandas kapolsek Sungai Loban.

Sedangkan barang bukti disita dari ketiga tersangka, satu paket sabu dan tiga buah handphone diduga digunakan alat komunikasi membantu transaksi.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved