Berita Banjarmasin

Heboh Cacar Monyet, Karantina Banjarmasin Pantau Penyebaran Virus Ini Melalui 3 Pelabuhan & Bandara

Heboh mengenai cacar monyet atau monkey pox, merupakan sebuah penyakit langka yang belum lama ini ditemukan di Singapura

Heboh Cacar Monyet, Karantina Banjarmasin Pantau Penyebaran Virus Ini Melalui 3 Pelabuhan & Bandara
(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)
Pintu masuk kedatangan dan keberangkatan di Bandara Syamsudin Noor 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Heboh mengenai cacar monyet atau monkey pox, merupakan sebuah penyakit langka yang belum lama ini ditemukan di Singapura. Kejadian ini setidaknya membuat heboh dan khawatir warga Indonesia.

Namun demikian, Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin, yang membawahi tiga pelabuhan dan satu bandara, selalu tetap mewaspadai penyakit ini.

Pelabuhan yang dimaksud, seperti Pelabuhan Trisakti, Batulicin dan Pelabuhan Kotabaru, ditambah Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru.

Oleh sebab itu Kepala Badan Karantina Pertanian telah mengeluarkan Surat Nomor S-9374/KR.110/k/05/2019 tanggal 15 Mei 2019, perihal peningkatan kewaspadaan pemasukan primata, roden dan marmoset, dan produknya dari Negara Singapura, Afrika, United Kingdom dan Amerika.

Terkait hal ini, Kepala Balai Karantina Kelas I Banjarmasin, Drh Ahmad Gozali, melalui Seksi Karantina Hewan, drh Isrokal dan Humas Balai Karantina Banjarmasin, Andriadi Hertanto yang ditemui di kantornya, Senin (20/5/2019) mengatakan, penyakit cacar monyet atau monkey pox merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus langka yang banyak terjadi di Afrika Tengah dan Barat.

Baca: Meski Cacar Monyet Tak Ada Masuk Kalsel, Dinkes Tetap Waspada

Baca: Antisipasi Penyebaran Cacar Monyet, Dinkes Kalsel Kirim Surat Edaran dan Siapkan Ruang Isolasi

Baca: Antisipasi Penyebaran Cacar Monyet, KKP Banjarmasin Operasikan Peralatan ini di Bandara

Dikatakannya, virus ini banyak hidup di hewan primata seperti monyet dan sebangsanya.

Kemudian sifat penyakit ini zoonosis (dapat menular dari hewan ke manusia).

Kasus penularan dari hewan ke manusia sejauh ini hanya terjadi di Afrika."Sehingga untuk sementara ini di Indonesia belum ada. Namun demikian pihaknya selalu tetap mewaspadainya,"Terang drh Isrokal.

Beberapa penyakit lain yang juga marak di Afrika, bersumber dari monyet adalah ebola dan marburg.

Berdasarkan keputusan Menteri Pertanian No 3238 Tahun 2009, maka ketiga penyakit ini digolongkan dalam penyakit eksotik golongan 1 (belum ada di Indonesia).

Halaman
12
Penulis: Jumadi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved