Menengok Teknologi Tepat Guna di Kalsel

Pakai Mesin Iris Buatan Warga Tabalong, Satu Kilogram Tempe Hanya Perlu Waktu Dua Menit

Teknologi Tepat guna yang satu ini dibuat sesuai dengan kebutuhan pengusaha bahan baku yang sistem produksinnya menggunakan pengiris.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Elpianur Achmad
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Alat pengiris serbaguna buatan Suyanto dan Suliono meraih juara harapan I di Lomba Teknologi Tepat Guna BLK Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Teknologi Tepat guna yang satu ini dibuat sesuai dengan kebutuhan pengusaha bahan baku yang sistem produksinnya menggunakan pengiris. Namanya alat pengiris serbaguna.

Alat ini di rakit oleh Suyanto dan Suliono asal Tabalong.

Diuraikan Suyanto, alat pengiris kripik ini menggunakan saklar di salurkan ke listrik dengan watt 186,5 dengan kebisingan yang ramah lingkungan.

Mesin pengiris serbaguna ini bisa mengiris bahan berbagai macam olahan produk dengan sangat cepat hasil yang optimal.

"Kami menguji penggunaan mesin yang kami rakit, kami menggunakan tempe pada pengujian,dan kami hitung waktu berapa lama tempe jika di iris dengan mesin dan berapa lama jika menggunakan potong tangan. Dari hasil uji, pada setiap 1 kilogram tempe dapat mengiris kripik dalam waktu 2 menit. Sedangkan jika mengunakan sistem iris manual memakan waktu 30 menit pada pengirisan tempe," urai Suyanto.

Baca: Keren, Tiga Jam Mesin Bantu Pencetak MediaTanam Hortikultura ini Bisa Cetak 3.780 Polibag

Pengirisan  kripik dengan menggunakan mesin serbaguna ini memiki ketebalan 1 mm setiap irisan.

Dengan menggunakan sistem tradisional hasil pengirisan banyak menghasilkan residu dan ketebalannya tidak sama sehingga hasil penggorengannya tidak sama. Sedangkan menggunakan mesin pengiris produk yang di hasilkan ketebalannya sama dan hasil produknya optimal.

Masih Suyatno, kelayakan teknis mesin ini yang dia rakit sebagian besar berbahan limbah.

"Bahan limbah yang kami rakit (buat) dapat kami temukan di lingkungan sekitar masyarakat kami. Mesin motor dan komponen yang digunakan juga mudah ditemukan di toko alat-alat motor mesin. Pada lingkungan masyarakat kami juga mempunyai tukang las yang buka 24 jam," lontarnya.

Pihaknya juga memiliki perakit yang bisa di andalkan dalam menciptakan, modifikasi atau perbaikan mesin. Mesin pengiris yang kami rakit (buat) memiliki keunggulan.

Baca: WC Gentong Yang Santun, Juara II di Lomba TeknologI Tepat Guna, Tingkatkan Sanitasi di Daerah Rawa

Mesin pengiris memiliki pisau yang sangat tajam pada uji coba penggunaan, mesin iris ini dalam 1 tahun tidak pernah diasah namun dapat mengiris secara optimal.Ketebalan dalam mengiris dapat di atur sesuai ke inginan

Bahan yang di iris dengan mesin ini dapat mengiris dengan ketipisan kurang lebih 1 mm, yang membuat bahan baku tidak menyerap minyak saat di goreng dan tidak perlu mesin peniris minyak setelah penggorengan. Produk yang di hasilkan juga dapat di simpan dalam waktu lebih dari 1 bulan.

Saat terjadi pemadaman listrik mesin yang, dirinya, rakit (buat) juga tetap dapat digunakan yakni dengan cara di pedal.

Kegunaan dari alat pengiris serbaguna ini yaitu dapat mengiris berbagai macam-macam bahan olahan yakni kripik tempe dengan bentuk bulat, kripik singkong, krupuk, bawang merah, dan lain-lain

Alat pengiris serbaguna ini sebagian besar berbahan limbah besi, sehingga dapat mengurangi limbah besi di lingkungan.

"Dari rincian harga bahan tersebut kami menganggarkan harga mesin pengiris serbaguna yang kami rakit seharga Rp 3.500.000,-. Di pasaran harga mesin pengiris sampai saat ini harganya di atas 10 juta. Dan dengan mesin kami, pengusaha hanya membeli alat  seharga Rp 3.500.000,- sudah bisa menggunakan mesin pengiris ini. 

Baca: Pejaga Sekolah Batola Ini Ciptakan Mesin Tanam Padi Murah dan Efisien, 1 Hektare Cuma 10 Jam

Harga dari mesin pengiris serbaguna ini sangat terjangkau di bandingkan dengan mesin-mesin pengiris yang ada di pasaran.

Dengan harga terjangkau maka masyarakat akan mudah membeli mesin pengiris untuk usaha, sehingga akan meciptakan wirausaha baru di masyarakat yang akan menciptakan produk-produk kreatif dengan nilai jual tinggi. Sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat, " urainya. (banjarmasinpost.co.id /lis). 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved