PPDB 2019

PPDB Zonasi Jenjang SDN Menuai Masalah, Banyak Sekolah Kekurangan Siswa, Berpengaruh ke Dana BOS

Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin akhirnya mengadu ke Kementerian Pendidikan menyusul penerimaan peserta didik baru (PPDB) zonasi jenjang SDN

PPDB Zonasi Jenjang SDN Menuai Masalah, Banyak Sekolah Kekurangan Siswa, Berpengaruh ke Dana BOS
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Senin (20/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin akhirnya mengadu ke Kementerian Pendidikan menyusul penerimaan peserta didik baru (PPDB) zonasi jenjang SDN di Kota Banjarmasin, menuai masalah terutama soal ketercukupan kuota siswa.

“Kita sudah konsultasi ke beberapa pihak termasuk kementerian pendidikan terkait beberapa SDN di kota ini kurang siswa saat PPDB zonasi belum lama ini,” kata Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi, Minggu (19/5).

Menurut Nuryadi, dinas pendidikan sudah melakukan sinkronisasi terkait beberapa SDN di kota ini mengalami kekurangan siswa saat PPDB zonasi.

Jika satu dalam satu sekolah itu kurang dari 60 siswa, maka dinas pendidikan akan melakukan regrouping atau penggabungan sekolah.

Baca: Dianggap Maia Estianty Seperti Anak, Mulan Jameela Ungkap Rasa Rindu pada Mantan Istri Ahmad Dhani?

Baca: Penampakan Presiden Jokowi di Cover Majalah Arab Saudi, Ar-Rajul, Ustadz Yusuf Mansur Lakukan Ini

Baca: Ibu Kota RI Dipindah ke Palangkaraya, Enam Juta Warga DKI Bakal Pindah ke Kalteng

Baca: Masa Kecil Istri Raffi Ahmad Saat Berpuasa Terungkap, Nagita Slavina Dapat Hadiah Uang Jika Berpuasa

“SDN yang masih kurang siswa akan diregrouping ke SDN lain yang juga kurang siswa,” katanya.

Dari hasil konsultasi ke kementerian pendidikan dan sinkronisasi, sambungnya, jangan sampai pembiaran di kabupaten/kota dengan kondisi siswa yang jumlahnya terlalu sedikit.

Dinas pendidikan diminta mencari solusasi alternatif terbaik.

“Itu saran dari kementerian pendidikan. Jika siswa kurang dari 60 dalam satu sekolah, maka dana BOS tak akan dibayarkan,” katanya.

Ditambahkannya, untuk melakukan regrouping atau penggabungan sekolah, maka harus ada survai dari data kegiatan

Jika memang sejumlah SDN di Kota Banjarmasin memungkinkan diregrouping, maka akan dilakukan regrouping.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved