Berita Kotabaru

Rusunawa Kotabaru Belum Ada Tanda Akan Diisi, Sudah Empat Bulan Selesai, Ini Alasannya

Empat bulan lebih sudah bangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Jalan Perikanan Kotabaru selesai, namun hingga kini belum juga ditempati.

Rusunawa Kotabaru Belum Ada Tanda Akan Diisi, Sudah Empat Bulan Selesai, Ini Alasannya
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Rusunawa di Kotabaru sudah empat bulan selesai pembangunannya, tapi belum juga ditempati. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Empat bulan lebih sudah bangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Jalan Perikanan Kotabaru selesai, namun hingga kini belum juga ditempati.

Pasalnya, Setelah selesai pembangunan ternyata masih ada yang kurangnlengkap. Meski bangunan fisik telah selesai namun perlengkapan ternyata sebagian belum juga selesai.

Padahal, pada Januari 2019 harusnya sudah selesai semua. Namun hingga jalani 5 bulan di 2019, belum ada tanda akan dihuni. Bangunan yang bersumber dari dana APBN itu ditangani langsung Perumahan Permukiman Privinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin.

Pembangunan yng dilakukan oleh dua kontraktor tersebut belum semuanya rampung. Bangunan fisik memang telah selesai, namun kelengkapan material tiap kamar ternyata belum semua terisi namun masih ada kekurangan.

Bukan itu saja, jaringan listrik bangunan bertingkat 3 tersebut memiliki 42 unit kamar. Sedangkan listrik yang terpasang baru sekitar 10 unit dilantai bawah. Sementara 32 unitnya masih belum teroasangi listrik.

Baca: Ada Pemindahan Atau Tidak, Saksi Parpol ini Mempermasalahkan Ketergesaan Petugas Menghitung Suara

Hal ini diakui Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupten Kotabaru, H Selamet Riyadi, Senin (20/5/19). Dia mengatakan bangunan tersebut mengaku belum diserahterimakan ke daerah Kotabaru dari Provinsi Kalsel. Sebab, masih ada sejumlah bagian yang belum selesai.

"Kami disini tidak dilibatkan dalam pembangunan Rusunawa karena semuanya langsung dari provinsi. Sedangkan daerah nantinya hanya sebagai penerima bila semuanya sudah rampung, tinggal membuar regulasinya saja, " katanya.

Selamet juga menjelaskan, pada awal Mei tadi tepatnya 3 Mei 2019, tim dari Provinsi turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Namun untuk kelanjutannya, dia juga tidak mengetahui karena jajarannya tidak diberitahu.

"Anggota kami membantu melakukan pendataan saja bagian mana saja yang kurang seperti kamar masih ada yang belum lengkap semua. Selain itu listrik yang baru 10 unit yang terpasang, " katanya.

Baca: Tak Mau Curang, Caleg ini Menolak Tawaran Memindahkan Suara agar Lolos Menjadi Anggota Dewan

Terkait listrik, jajarannya sudah membantu berkoordinasi dengan PLN Kotabaru, namun dari pihak PLN mengaku belum siap karena kendala travo sehingga harus menunggu terlebih dahulu.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kotabaru H Selamet Riyadi
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kotabaru H Selamet Riyadi (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Bangunan yang bernilai Rp 13 Miliar itu, kini masih belum bisa ditempati. Selamet juga tak bisa menjelaskan kapan akan diserah terimakan ke daerah. Namun, daerah belum bisa menerima sebelum semuanya rampung.

"Kami hanya menunggu saja karena kami juga tak dilibatkan dalam pembangunan tersebut. Kita tunggu saja kelanjutannya dan semoga bisa cepat diserahterimakan, " katanya.

Terpisah, Totong Kepala Bagian Pelayanan PLN Kotabaru, saat dihubungi mengatakan memang sempat ada kendala travo. Sebab, di Kotabaru belum tersedia dan masih proses.

"Travonya sebenarnya ada tapi kapasitasnya terlalu mepet dan tidak menutupi kebutuhan ditempat itu. Dari pihak mereka (dari dinas perumahan) juga belum ada melakukan pengajuan tapi baru sebatas omongan. Tapi kami on proses karena sudah dipesan, " katanya.

Ditanya kapan barang itu datang? Totong menjelaskan belum bisa menjelaskan kapan barang itu datang. Namun dia hanya mengatakan secepatnya menunggu barang tersebut datang. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved