Lebaran 2019

Terkait Kenaikan Tarif Angkutan Jelang Lebaran 2019, Begini Langkah Dishub Kabupaten Banjar

Tarif angkutan penumpang umum kerap menjadi persoalan pelik tiap menjelang momen lebaran. Ini menyusul kecenderungan adanya penaikkan tarif

Terkait Kenaikan Tarif Angkutan Jelang Lebaran 2019, Begini Langkah Dishub Kabupaten Banjar
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Kadishub Kabupaten Banjar, HMA Basith. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tarif angkutan penumpang umum kerap menjadi persoalan pelik tiap menjelang momen lebaran. Ini menyusul kecenderungan adanya penaikkan tarif yang diberlakukan sebagian pengemudi.

Namun hal tersebut dipastikan tidak terjadi di Kabupaten Banjar. Pasalnya kalangan pengemudi angkutan umum di daerah ini jarang menaikkan tarif pada momentum lebaran.

Karena itu pula Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar juga tak melakukan upaya khusus menyikapi tarif angkutan umum menjelang lebaran saat ini.

"Di sini (Banjar) tidak ada tarif khusus angkutan lebaran (tuslah)," tegas Kepala Dishub Banjar HMA Basith, Senin (20/05/2019).

Apakah ada membikin edaran berisi imbauan tak menaikkan tarif? "Belum ada, karena kita hanya mengatur angdes (angkutan desa) dan angkot (angkutan kota) yang tidak terlalu berpengaruh untuk lebaran," tandas Basith.

Baca: Jika Ada Protes Terkait Tarif Batas Atas dan Bawah Penerbangan, Ini yang Dilakukan Ombudsman Kalsel

Baca: Tarif Batas Atas Turun, Harga Tiket Pesawat di Sejumlah Travel Banjarmasin Masih Mahal

Baca: Resmi! Pemerintah Turunkan Tarif Pesawat Terbang, Menhub Minta Maskapai LCC Sesuaikan Harga Tiket

Sementara itu, lanjut pejabat eselon II di Bumi Barakat ini, untuk AKDP (Angkutan Kota Dalam Provinsig) domain Dishub Provinsi Kalsel dalam hal penetapan tarif angkutan. "Kalautu AKAP (Angkutan Kota Antar Provinsi) kewenangan Kementerian Perhubungan," sebut Basith.

Terpisah kalangan motoris di Kabupaten Banjar mengaku tak akan menaikkan taris pada momen lebaran nanti. "Tidak akan ada kenaikan tarif. Seperti biasanya saja," ucap Najmianoor, motoris, Senin (20/05/2019)

Ia adalah motoris angkutan perairan di wilayah Kecamatan Aranio. Najmianoor melayani jurusan Pelabuhan Tiwinganlama-Paau.

"Saat ini tarifnya Rp 15 ribu. Nanti pun pada saat lebaran ya sama segitu juga tarifnya," tandas Najmianoor.

Dikatakannya, berdasar pengalaman selama ini biasanya yang mengalami kenaikkan adalah carter angkutan perairan. "Dulu biasanya saat lebaran biaya carter naik menjadi Rp 600-an ribu," sebut Najmianoor.

Pada momentum lebaran cukup banyak kunjungan waraga ke sejumlah objek wisata di Aranio. Semuanya melalui akses di dermaga di Desa Tiwinganlama.

"Kalau yang ke arah kampung saya di Desa Paau, biasanya pengunjung menuju kawasan Sungailandas. Di situ pengunjung biasanya makan-makan bareng, ada juga yang memancing," bebernya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved