Aksi 22 Mei

Beberapa Objek ini akan Dievakuasi Personel TNI Jika Situasi Tak Terkendali

TNI juga menyiagakan 20 ribu personel untuk mengantisipasi apabila Polri meminta tambahan personel secara mendadak.

Beberapa Objek ini akan Dievakuasi Personel TNI Jika Situasi Tak Terkendali
BPost Cetak
BPost edisi cetak Selasa (21/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pantauan Tribun Network, tampak pasukan TNI-Polri sudah siaga di Ibu Kota.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjend TNI Sisriadi mengungkapkan ada beberapa objek yang akan dievakuasi personel TNI dari kantor KPU andai terjadi situasi tak terkendali.

"Objek evakuasi meliputi VIP, dokumen hasil Pemilu dan korban apabila ada," kata Sisriadi saat dihubungi Tribun Network.

Dalam rangka pengamanan, TNI menyiapkan 12 ribu personel.

TNI juga menyiagakan 20 ribu personel untuk mengantisipasi apabila Polri meminta tambahan personel secara mendadak.

Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Sus Taibur Rahman dalam keterangan tertulisnya mengatakan ketika situasi massa makin ramai dan kondisi sulit diatasi, Satuan Gultor Kopassus bergerak masuk.

Baca: Benarkah Pemerintah Panik Menghadapi Rencana Aksi 22 Mei? ini Kata Kepala Staf Kepresidenan

Baca: Berjarak 17 Jam dari Ibu Kota Kabupaten, Ada Warga Pulau Matasirih Tak Pernah ke Kotabaru

Baca: Kondisi Sebenarnya Istri SBY, Ani Yudhoyono yang Dibully Pura-pura Sakit, Aliya Rajasa Lakukan Ini

Baca: Ketakutan Ayah Nia Ramadhani Saat Putrinya Dinikahi Ardi Bakrie Terungkap di Depan Jessica Iskandar

Baca: Andre Taulany Akhirnya Kembali Ngisi Acara TV, Lihat Reaksi Sule dan Nunung, Andre: Acara Apa Ini?

"Dengan bergerak cepat, Satuan Gultor tiba di kantor KPU dengan menggunakan helikopter Caracal milik TNI AU untuk menyelamatkan anggota KPU dan dokumen serta server hasil penghitungan suara," kata Rahman. Para pasukan khusus itu turun dengan tali dari helikopter.

Latihan TNI ini juga menyimulasikan penembakan terhadap peserta demo.

Selanjutnya Satuan Kesehatan TNI memberikan pertolongan pertama terhadap korban.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved