Tunjangan Hari Raya

Masih Ada Perusahaan di Kalsel Melanggar Pembayaran THR, KSPSI Sulit Menindak karena ini

Sebagian perusahaan di Kalsel dari tahun ke tahun masih melakukan pelanggaran soal pembayaran tunjangan hari raya (THR).

Masih Ada Perusahaan di Kalsel Melanggar Pembayaran THR, KSPSI Sulit Menindak karena ini
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Selasa (21/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebagian perusahaan di Kalsel dari tahun ke tahun masih melakukan pelanggaran soal pembayaran tunjangan hari raya (THR).

Sayangnya, pekerja masih enggan melakukan pengaduan ke tri partiet yakni pemerintah, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

“Iya kita temukan masih ada sejumlah perusahaan melanggar aturan pembayaran THR dari tahun ke tahun. Hal yang menyulitkan pekerjanya tak mau melaporkan ke posko pengaduan THR,” kata ketua biro hukum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Kalsel, H Sumarlan, Senin (20/4).

Menurut Sumarlan, ketakutan dari pekerja mengadukan pelanggaran THR itu datang dari pikiran pekerja itu sendiri.

THR itu adalah hak pekerja dan karyawan.

Terkadang cukup banyak perusahaan membayar THR itu H-2, H-3 dan setelah lebaran.

Baca: Penyebab Verrell Bramasta dan Natasha Wilona Sulit ke Pernikahan Diungkap sang Ayah, Ivan Fadilla

Baca: Penjelasan Perbedaan Malam Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar di bulan Ramadhan oleh Syekh Ali Jaber

Baca: Tuding Raffi Ahmad Telantarkan Nagita Slavina dan Rafathar, Mama Rieta Berang dan Lakukan Ini

Baca: Hotman Paris Tuding Jessica Iskandar Menghinanya Gara-gara Tebak Harga Sepatu Cuma Rp 13 Juta

“THR itu seharusnya dibayar H-7 menjelang lebaran. Kalau THR itu dibayarkan H-1, H-2 dan H-3 itu namanya bukan THR lagi,” kata Sumarlan.

Selama ini, sambung Sumarlan, tidak pernah ada ancaman ataupun tekanan dari pihak perusahaan karena pihak pekerja mengadukan masalah pembayaran THR.

Hanya saja, pekerja kurang serius melakukan pengaduan ke posko pengaduan THR dinas tenaga kerja kabupaten kota.

“Padahal tiga unsur baik Apindo, KSPSI dan pemerintah sudah melakukan kesepakatan, jika ada perusahaan yang melanggar aturan pembayaran THR, kita siap mendatangi pihak perusahaan. Jadi pekerja tak perlu takut mengadukan perusahana ke posko pengaduan THR,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved