Berita Banjarmasin

Paman Birin Ungkap Renovasi Stadion 17 Mei Jadi Stadion Internasional, Diperlukan Dana Rp 250 Miliar

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor turun tangan menjelaskan langsung soal kepastian itu di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Selasa (21/5/2019) sore.

Paman Birin Ungkap Renovasi Stadion 17 Mei Jadi Stadion Internasional, Diperlukan Dana Rp 250 Miliar
istimewa/hermansyah
Sketsa Stadion 17 Mei setelah direnovasi selama dua tahun ke depan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tidak ingin masalah renovasi stadion 17 Mei terus berpolemik, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor  turun tangan menjelaskan langsung soal kepastian itu di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Selasa (21/5/2019) sore.

Dengan agenda berbuka puasa bersama manajemen Barito putera dan para pemain serta suporter, Paman Birin sapaan Sahbirin menjelaskan tidak hanya lapangan 17 Mei saja direnovasi tapi seluruhnya.

"Saya juga ingin membangun sport center. Cita-cita saya ingin membangun seluruh lapangan lain namun terganjal aturan sehingga tidak bisa cepat," kata Paman Birin.

"Saya bukan pemain bola tapi saya pecinta bola. Penjaga karcis atau tukang robek karcis di Barito Putera dulu kala sekarang jadi gubernur," ujar Paman Birin.

Baca: SESAAT LAGI! Live Streaming Persebaya vs Kalteng Putra Liga 1 2019, Cara Live Indosiar & Vidio.com

Baca: Terminal Keraton Dibiarkan Terbengkalai, Kolong Atap Jadi Tempat Burung Bersarang

Baca: Ramai Kabar Luna Maya Pingsan di Pesbukers, Raffi Ahmad Juga Tumbang Sampai Terlihat Pucat

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar menambahkan renovasi total stadion hingga menjadi stadion internasional diperlukan sedikitnya Rp 250 miliar dan Pemprov Kalsel siap melaksanakannya secara bertahap.

Untuk tahun ini ujar Roy tahap awal adalah merenovasi dan meninggikan bagian VVIP dengan anggaran Rp 13,4 miliar.

"Tahun berikutnya Pemprov akan menganggarkan Rp 50 miliar untuk renovasi VIP kiri dan kanan," kata Roy.

Sama dengan VVIP, Tribune VIP kiri kanan akan ditinggikan hingga satu setengah meter agar pandangan penonton tidak lagi terhalang dan tidak lagi banjir.

Tahun berikutnya kata Roy akan dilakukan renovasi rumput stadion. Sebab rumput sepakbola saat ini hanya 30 persen rumput alami sisanya gulma dan hama.

"Makanya warna rumputnya berbeda dengan yang lainnya," kata Roy.

Yang paling banyak salah renovasi Tribune Inggris dimana Tribune ini akan dibongkar seluruhnya sebab kondisinya sudah rendah dan rapuh.

Sketsa Stadion 17 Mei setelah direnovasi
Sketsa Stadion 17 Mei setelah direnovasi (istimewa/hermansyah)

"Untuk renovasi Tribune Inggris diperlukan dana sekitar 180 miliar lebih makanya ini akan kita lakukan tahan selanjutnya," ujar Roy.

Baca: Bayi Jantung Bocor Asal HSS Berobat ke Jakarta, Fahrudin Lega Biaya Dijamin BPJS Semesta Pemkab HSS

Baca: Tangis Istri Pertama Iringi Kabar Ustadz Arifin Ilham Kritis, Ustadz Yusuf Mansur Bantah Meninggal

Proses renovasi tahun ini sebenarnya sudah dimulai Januari dan puncaknya pada 17 Mei lalu dilakukan lelang sehingga Juli nanti renovasi akan dilakukan setelah pemenang lelang diumumkan.

Manajer Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman menyambut baik renovasi stadion 17 Mei ini mengingat ini merupakan kandang Barito Putera.

"Hanya ada tiga klub di Indonesia ini yang tersisa eks Galatama yakni Barito Putera, Arema dan Semen padang. Namun hanya Barito Putera yang kepemilikannya tetap dari dulu sampai sekarang," pungkas Hasnur. (Banjarmasinpost.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved