Pemilu 2019

Soal Figur Ketua DPRD Kalsel, DPD Golkar Kalsel : Nama Calon Sepenuhnya Ditentukan Partai

Partai Golkar sebagai peraih kursi terbanyak berpeluang menduduki kursi Ketua DPRD Kalsel. Sejumlah nama saat ini sudah mulai mengemuka.

Soal Figur Ketua DPRD Kalsel,  DPD Golkar Kalsel : Nama Calon Sepenuhnya Ditentukan Partai
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Kantor DPD Golkar Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hasil Keputusan Pemilu Tahun 2019 belum secara resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, namun isu terkait kursi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel sudah mulai menghangat.

Partai Golkar sebagai peraih kursi terbanyak  berpeluang menduduki kursi Ketua DPRD Kalsel. Sejumlah nama dari partai berlambang beringin saat ini sudah mulai mengemuka.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel, Puar Junaidi menegaskan kewenangan menentukan Ketua DPRD Provinsi Kalsel sepenuhnya merupakan keputusan Partai.

Ia juga menampik adanya isu berkembang bahwa Calon Anggota Legislatif terpilih perebut suara pribadi terbanyak pada ajang Pemilu berhak atau berpeluang lebih besar duduki Kursi Ketua DPRD.

Baca: Kadishut Tegaskan Perusahaan Pemegang IPPKH Wajib Rehab DAS, Segini Luasan yang Harus di Rehab

Baca: Penumpang Masih Sepi, GM Bandara Syamsdin Noor : Prediksi Peningkatan Penumpang H - 4 Lebaran

Baca: Tabrak Pohon, Mobil Honda Brio Ringsek, Begini Kondisi Sang Pengemudi

Puar menjelaskan, sebagai institusi, lembaga legislatif dalam menjalankan tugasnya mengacu pada Peraturan Perundang-undangan.

Selanjutnya juga sudah diatur dalam Peraturan Perundang-Undangan, posisi Ketua lembaga Legislatif adalah parpol pemenang Pemilu dengan urutan 1, 2, 3, 4.

Namun terkait peersoalan Ketua lembaga Legislatif, Partai politik menetapkan bakal calon Ketua lembaga Legislatif dengan mekanisme tersendiri.

Partai Golkar menurut Puar memiliki beberapa faktor pertimbangan untuk menentukan posisi Ketua lembaga Legislatif, diantaranya terkait pengalaman, pendidikan, posisinya pada pengurus harian di Partai, loyalitas, dedikasi dan status tidak tercela.

"Kami bingung ada opini yang dikembangkan bahwa suara terbanyak pada Pemilu bisa otomatis menjadi Ketua DPR ini kan informasi menyesatkan," kata Puar.

Puar nyatakan bagi seluruh kader maupun pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel untuk bersikap patuh dan mengikuti aturan organisasi.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved