Berita Kabupaten Banjar

Tegakkan Perda Ramadan di Pasar Martapura, Satpol PP Kabupaten Banjar Melakukan ini

Kedatangan belasan anggota Satpol PP Kabupaten Banjar di Pasar Batuah Martapura tidak membuat panik pedagang yang berjualan berbagai masakan

Tegakkan Perda Ramadan di Pasar Martapura, Satpol PP Kabupaten Banjar Melakukan ini
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Satpol PP Kabupaten Banjar menegakan Perda Ramadan di Pasar Martapura, Selasa (21/5). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kedatangan belasan anggota Satpol PP Kabupaten Banjar di Pasar Batuah Martapura tidak membuat panik pedagang yang berjualan berbagai masakan dan makanan, Selasa (21/5).

Tujuan Satpol PP Kabupaten Banjar adalah untuk menegakkan Perda Kabupaten Banjar Nomor 5 tahun 2004 tentang membuka restoran, warung, rombong dan yang sejenis serta makan minum dan atau merokok di tempat umum pada bulan Ramadan.

Razia mulai pukul 10.00 wita sampai pukul 12.00 wita, didampingi anggota kepolisian dan TNI itu sifatnya hanyalah pembinaan.

Mereka menasehati pedagang agar menggelar barang dagangannya sesuai yang sudah diatur dalam Perda, yakni membuka restoran, warung, rombong dan yang sejenis dengan maksud untuk menyediakan orang yang berbuka puasa mulai pukul 17.00 wita.

Setiap orang yang berjualan makanan dan minuman di lokasi Pasar Wadai atau yang sejenis yang membuka dagangannya mulai pukul 15.00 wita.

Razia dipimpin oleh, Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kabupaten Banjar, Bahrudin dan Kasie Penindakan, Wahyudi.

Baca: Beda Mencolok Sifat Ashanty dan Krisdayanti Dibongkar Anang Hermansyah, Ayah Aurel Ternyata

Baca: Penjelasan Perbedaan Malam Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar di bulan Ramadhan oleh Syekh Ali Jaber

Baca: Dimana Ahok dan Puput Nastiti Devi Saat Ultah Ibunya? Postingan Adik Bungsu BTP Jadi Sorotan

Baca: Penyebab Verrell Bramasta dan Natasha Wilona Sulit ke Pernikahan Diungkap sang Ayah, Ivan Fadilla

Keduanya pun mensosialisasikan sanksi bagi pelanggar Perda tersebut, berupa pidana kurungan paling lama tiga bulan dan atau denda paling banyak Rp 2.500.000, hasil denda berdasarkan putusan pengadilan yang tetap, dimaksudkan ke kas daerah melalui pembantu pemegang kas penerima pada Dinas Pendapatan Kabupaten Banjar dalam waktu satu kali 24 jam.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kabupaten Banjar, Bahrudin mengatakan, sebagai penegak Perda maka meminta pedagang makanan untuk menaaati ketentuan Perda Ramadan tersebut, guna lebih khusyu menjalankan ibadah Ramadan disiang hari.

Pihaknya bersyukur, para pedagang pun dapat memahami dan menaati setelah diberikan teguran.

Para pedagang di Pasar Martapura dengan sukarela menutup barang dagangannya dan dipersilakan berjualan kembali sesuai jam yang sudah ditentukan.

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved