Kriminalitas Tapin

Anak Penganiaya Ibu Kandungnya di Pulau Pinang Utara Tapin Idap Gangguan Kejiwaan

Tenaga medis Puskesmas Binuang menyatakan Inah menjalani rawat jalan karena luka sobek tidak terlalu dalam dan pendarahan sudah berhenti.

Anak Penganiaya Ibu Kandungnya di Pulau Pinang Utara Tapin Idap Gangguan Kejiwaan
Shutterstock
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pasca peristiwa penganiayaan yang dialami Inah (50) yang luka sobek di kepala bagi belakang dan dahinya.

Tenaga medis Puskesmas Binuang menyatakan Inah menjalani rawat jalan karena luka sobek tidak terlalu dalam dan pendarahan sudah berhenti.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id dari sumber yang tak mau disebutkan namanya, gangguan kesehatan jiwa yang dialami pelaku hanya malam itu yang dinilai membahayakan orang lain.

Korban sendiri tidak mengetahui penyebab anaknya menjadi gelap mata memukul dirinya dengan kayu bakar bahan untuk memasak.

Baca: Bawaslu Berikan Putusan Terkait Laporan PKS, Ini yang Dilakukan Faqih Jarjani

Alat memukul yang digunakan pelaku itu sekaligus menepis informasi di media sosial jejaring facebook yang menyebut korban luka akibat sabetan benda tajam jenis parang.

Sementara, informasi dari Polsek Binuang, pelaku Cani (30) merupakan anak kandung korban diamankan di sel tahanan Mapolsek Binuang.

Rencananya, setelah dokumen pengantar dari aparatur Pemerintah Desa Pulau Pinang Utara lengkap, personel Polsek Binuang membawa pelaku ke Rumah Sakit Jiwa Sambanglihum Kota Banjarbaru.

Peristiwa anak lelaki menganiaya ibu kandung itu kali pertama terjadi di Desa Pulau Pinang Utara, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin.

Pelaku diketahui memang mengalami gangguan kesehatan jiwa tinggal bersama ibunya sudah sangat lama.
(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved