Berita Banjarmasin

Berdirinya Mesjid Jami Teluk Tiram di Kota Banjarmasin Peran Tiga Ulama Kenamaan

Pendirian Masjid Jami Teluk Tiram pada era 50-an tak lepas dari peran tiga ulama setempat yang kini sudah almarhum dan begitu dikagumi serta dihormati

Berdirinya Mesjid Jami Teluk Tiram di Kota Banjarmasin Peran Tiga Ulama Kenamaan
banjarmasinpost.co.id/salmah
Masjid Jami Teluk Tiram, Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Memasuki kawasan Jl Teluk Tiram, Banjarmasin Barat, kita disambut sebuah mesjid besar di tepi jalan sebelah kanan dengan warna kombinasi putih-hijau.

Itulah Masjid Jami Teluk Tiram. Masjid kebanggaan masyarakat setempat dan punya nilai sejarah tersendiri.

Pendirian Masjid Jami Teluk Tiram pada era 50-an tak lepas dari peran tiga ulama setempat yang kini sudah almarhum dan begitu dikagumi serta dihormati masyarakat.

Mereka adalah KH Abdussyukur BA bin Jamaludin, KH Abdul Muthalib bin Mardiyan dan KH Abdussyami' bin Husin.

Ustadz H Ahmad Mulqin, salah seorang imam tetap, menjelaskan, awalnya adalah sebuah langgar di Kampung Tengah, Teluk Tiram Laut.

Baca: Empat PSK Diamankan di Eks Pembatuan dan Batu Besi, Pelaku Juga Layani Prostitusi Online

"Seiring perkembangan jamaah, maka diperlukan adanya sebuah masjid. Kemudian atas kesepakatan bersama dibangunlah sebuah masjid di Teluk Tiram Darat ini yang lahannya lebih luas," terangnya, seraya mengatakan langgar teredahulu masih ada sampai sekarang.

Makam tiga ulama Teluk Ttiram Banjarmasin
Makam tiga ulama Teluk Ttiram Banjarmasin (banjarmasinpost.co.id/salmah)

Meski sudah beberapakali direnovasi, namun bentuk bangunan awal masih dipertahankan. Di antaranya atap masjid masih seperti asalnya. Demikian pula tiang ulin dan tiang guru di tengah bangunan.(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved