Berita HSS

Jalan Desa Mandapai Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Rp 6 Miliar, Bupati Minta Warga Buat Kesepakatan

Bupati Fikry meminta kepada masyarakat dan seluruh pihak terkait sebelum dilakukan perbaikan, agar membuat kesepakatan tertulis.

Jalan Desa Mandapai Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Rp 6 Miliar, Bupati Minta Warga Buat Kesepakatan
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Ilustrasi - Jalan Mandi Tembus Mufakat Semayap Kotabaru Rusak. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Bupati Hulu Sungai Selatan H Achmad Fikry memastikan, perbaikan ruas jalan dari Desa Mandapai ke Desa Madang, dilaksanakan tahun 2019 ini. Pemerintah kabupaten melalui Dinas PU sudah menganggarka dana pada APBD HSS sebesar Rp 6 miliar.

Namun, Fikry meminta kepada masyarakat dan seluruh pihak terkait sebelum dilakukan perbaikan, agar membuat kesepakatan tertulis.

Kesepakatan, dibuat  dengan pemilik usaha angkutan truk, agar tak melampaui batas tonase ketika mengangkut material.

“Ini penting dilakukan sebelum perbaikan jalan dilaksanakan. Masalahnya jalan yang hendak diperbaiki ini perlintasan truk-truk pengangkut material. Sebagian besar memang sumber pencaharian warga, sehingga kerusakan jalan tidak bisa dihindari,”kata Fikry saat Safari Ramdhan Pemkab HSS ke -9 dari 11 Kecamatan di Masjid Baiturrahim, di Desa Madang Kecamatan Padang Batung, HSS, 21 Mei 2019.

Baca: Pemprov Sediakan 50 Unit Angkutan Mudik Gratis Bagi Warga di Kalsel, Ini Penampakan Mobilnya

Menurut Bupati, jika dibiarkan tanpa ada kesepakatan, nantinya tak ada pertanggungjawaban dari pihak pengguna jalan desa sehingga perbaikan jalan menjadi tak bisa dinikmati lama, akan rusak lagi jika dilewati melebihi tonase.

Terkait usaha menjual batu warga setempat, Bupati pun menyatakan tak pernah melarang masyarakat, asalkan memiliki izin dan memperhatikan keselamatan kerja.

Safari Ramdhan merupakan kegiatan rutin Bupati bersama kepala SKPD tiap Ramadhan.  Mengenai  akan dilaksanakannya pembangunan maupun renovasi masjid Baiturrahim, Bupati HSS menyarankan agar masyarakat mencari lahan yang lebih luas.

“Sebab masjid digunakan bukan  untuk sementara. Tapi sekian tahun kedepan. Slebihnya terserah masyarakat dan panitia masjid apakah mau tetap disini atau memang ada lokasi yang baru,” kata Fikry. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved