B Focus Pesisir

Kapal Terpaksa Antre, Bahkan Menunggu di Tengah Laut, ABK Mengharapkan ini

KAPAL angkutan antarkecamatan di Kabupaten Kotabaru, bila tujuan ke Pelabuhan Panjang Pelindo III, tidak bisa lancar untuk sandar.

Kapal Terpaksa Antre, Bahkan Menunggu di Tengah Laut, ABK Mengharapkan ini
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Rabu (21/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - KAPAL angkutan antarkecamatan di Kabupaten Kotabaru, bila tujuan ke Pelabuhan Panjang Pelindo III, tidak bisa lancar untuk sandar.

Penyebabnya, lantaran Pelabuhan Panjang itu sudah tak bisa digunakan di salah satu bagiannya.

Terutama pada bagian luar.

Sebelumnya, saat masih bisa digunakan, dua kapal sekaligus bisa bisa langsung sandar dan kemudian bongkar serta muat barang.
Dengan begitu, tidak banyak kapal yang harus menunggu di tengah laut atau titik lain.

Namun sekarang, hanya satu kapal yang bisa sandar.

Bila terpaksa juga, maka kapal lainnya akan menempel di kapal yang sudah sandar terlebih dulu.

Baca: UPDATE Aksi 22 Mei, Mabes Polri Sebut Kelau Ada Penembakan Peluru Tajam Bukan TNI-Polisi

Baca: Rahasia Malam Pertama Zaskia Sungkar & Irwansyah Terbongkar di Depan Raffi Ahmad & Nagita Slavina

Baca: Percobaan Bunuh Diri Kriss Hatta Diungkap Hilda Vitria, Eks Billy Syahputra Klarifikasi Sudah Nikah

Baca: Innalillahi Wa Innailahi Rajiun Ditulis Aa Gym, Keluarga Minta Doa Kesembuhan Ustadz Arifin Ilham

"Harapan kami dari ABK kapal, tentunya dermaga yang rusak, bisa segera diperbaiki. Sebab, mereka masih kesusahan saat jam padat kapal sandar. Berbeda dengan hari biasa, " kata Mance, ABK kapal yang kebetulan sandar di Pelabuhan Panjang tersebut.

Pada hari tertentu, biasanya cukup padat kapal yang hendak merapat.

Salah satunya, saat Senin malam, banyak kapal yang sandar.

Terpaksa, lainnya harus menunggu, bila terkena jam padat sandar.

Harus antre, menunggu kapal yang sandar menyelesaikan bongkar dan muat.

Sebab itu, pihak kapal sebagai pengguna jasa pelabuhan sangat mengharapkan agar pelabuhan bisa sepenuhnya dioperasikan.

“Dulu, ketika bagian dermaga belum rusak, empat kapal bisa langsung sandar. Tapi karena rusak, harus bergantian. Tidak minta yang lain, cuma pelabuhannya diperbaiki agar bongkar muat lancar tanpa harus bergantian," harap Mance.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved