B Focus Pesisir

Kondisi Pelabuhan Panjang Parah Sepert ini, Padahal Tiap Hari Digunakan untuk Bongkar Muat

Pelabuhan Panjang milik Pelindo III yang berada di samping Siring Laut Kotabaru, salah satu bagiannya sudah berbulan-bulan hampir roboh.

Kondisi Pelabuhan Panjang Parah Sepert ini, Padahal Tiap Hari Digunakan untuk Bongkar Muat
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Rabu (21/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pelabuhan Panjang milik Pelindo III yang berada di samping Siring Laut Kotabaru, salah satu bagiannya sudah berbulan-bulan hampir roboh.

Tak bisa digunakan, membahayakan siapapun, melintas apalagi digunakan untuk sandar kapal beserta aktivitas bongkar muatnya.

Bagian itu, terpaksa ditutup dengan barikade kayu.

Terlarang bagi siapa pun.

Pada sekitar pertengahan 2018, berlangsung perbaikan di pelabuhan ini.

Namun kemudian, pada Januari 2019, dermaga bagian luar tiba-tiba menjadi miring, berakibat rawan ambruk.

Baca: Aksi 22 Mei, Warga Shock Melihat Mobil Dibakar, Molotov Dilempar dan Mobil Digedor, Ini Kisahnya

Baca: Rahasia Malam Pertama Zaskia Sungkar & Irwansyah Terbongkar di Depan Raffi Ahmad & Nagita Slavina

Baca: Syarat Prabowo-Sandi Bisa Menang Atas Jokowi-Maruf di Pilpres 2019 Melalui MK Diungkap Pengamat Ini

Baca: Mulan Jameela Tersisih, Sosok Ibu Kedua Setelah Maia Estianty Bagi Putra Ahmad Dhani, Dul Jaelani

Baca: Istrinya Pasang Tarif Rp 700 Ribu Tiap Berhubungan Badan, Suami Ini Marah dan Menghabisinya

Saat ini, dermaga yang biasa digunakan untuk sandar kapal antarkecamatan, hanya menggunakan satu sisi lainnya.

Padahal tiap hari, aktivitas bongkar muat dilakukan dari kecamatan tujuan dan juga yang datang dari dalam kota.

Misalnya, barang dari pasar induk Kotabaru yang akan diangkut kapal dari dermaga ini ke kecamatan di seberang laut.

Dua dermaga, seharusnya bisa digunakan, yakni bagian dalam dan luar.

Kini, hanya satu yang bisa difungsikan, yaitu bagian dalam.

Bagian luar, sudah ditutup.

"Sangat disayangkan. Harusnya pihak terkait segera melakuian perbaikan sebelum kondisinya makin parah. Apalagi, di pelabuhan ini selalu ramai," kata Pardi, warga setempat.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved