Berita Banjarmasin

KPU Kalsel Belum Ketahui Pasti Parameter Penerima Santunan Penyelenggara Ad Hoc Pemilu 2019

Penyelenggara ad hoc Pemilu 2019 yang meninggal dunia diduga karena kelelahan di Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah lebih dari 20 orang

KPU Kalsel Belum Ketahui Pasti Parameter Penerima Santunan Penyelenggara Ad Hoc Pemilu 2019
banjarmasinpost.co.id/acm
Aksi KAMMI Kota Banjarmasin di Kantor KPU Provinsi Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penyelenggara ad hoc Pemilu 2019 yang meninggal dunia diduga karena kelelahan di Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah lebih dari 20 orang bahkan mencapai 21 orang hingga Rabu (22/5/2019).

Rencananya para ahli waris korban meninggal dunia akan menerima santunan dari KPU RI.

Namun hingga saat ini KPU Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) belum mengetahui secara detil parameter penerima santunan tersebut.

Dijelaskan Ketua KPU Provinsi Kalsel, Sarmuji, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis terkait siapa saja penyelenggara ad hoc Pemilu 2019 yang bisa menerima santunan.

"Kami belum tahu sampai berapa lama penyelenggara ad hoc yang jatuh sakit atau meninggal dunia masih dihitung sebagai penerima santunan karena menjalankan tugas sebagai penyelenggara," kata Sarmuji.

Baca: Komentar Nyeleneh Andre Taulany Saat Kembali Ngisi Acara TV Bersama Sule dan Nunung

Baca: Rahasia Malam Pertama Zaskia Sungkar & Irwansyah Terbongkar di Depan Raffi Ahmad & Nagita Slavina

Baca: Komentar Nyeleneh Andre Taulany Saat Kembali Ngisi Acara TV Bersama Sule dan Nunung

Baca: Aksi 22 Mei, Warga Shock Melihat Mobil Dibakar, Molotov Dilempar dan Mobil Digedor, Ini Kisahnya

Terkait penyaluran santunan, pihaknya juga masih menunggu proses administrasi, dimana menurut Sarmuji KPU RI saat ini masih melakukan revisi anggaran terkait dana santunan tersebut.

Jika sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan, tercantum nilai maksimal santunan untuk Penyelenggara ad hoc Pemilu yang alami kecelakaan yaitu Rp 36 juta untuk korban meninggal dunia, Rp 30,8 juta untuk korban cacat permanen, Rp 16,5 juta untuk korban luka berat dan Rp 8,25 juta untuk korban luka ringan.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved