Berita Banjarmasin

Laporan Caleg PKB ini Dihentikan Bawaslu Provinsi Kalsel, Disebut Tak Penuhi Syarat Materiil

Proses atas laporan Caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2019, Ali Syahbana terkait dugaan pelanggaran yang dituduhkannya dilakukan KPU

Laporan Caleg PKB ini Dihentikan Bawaslu Provinsi Kalsel, Disebut Tak Penuhi Syarat Materiil
banjarmasinpost.co.id/acm
Komisioner Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Kalsel, Azhar Ridhanie 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Proses atas laporan Caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2019, Ali Syahbana terkait dugaan pelanggaran yang dituduhkannya dilakukan KPU Kabupaten Banjar dan KPU Provinsi Kalsel dihentikan oleh Bawaslu Provinsi Kalsel, Rabu (22/5/2019).

Proses atas laporan resmi dihentikan setelah Bawaslu Provinsi Kalsel bersama pihak Kepolisian dan Kejaksaan gelar pembasahan pertama atas laporan tersebut.

Dijelaskan Komisioner Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Kalsel, Azhar Ridhanie, Pasal yang disangkakan pelapor terhadap terlapor tidak bisa diterapkan.

Maka dengan demikian menurut Azhar, laporan yang dilayangkan Ali Syahbana tersebut dikategorikan tidak memenuhi syarat materiil sehingga proses dihentikan.

Baca: Penyebab Instagram, Facebook dan WhatsApp Down Sengaja Dilakukan Pemerintah di Aksi 22 Mei

Baca: Yang Terjadi pada Tubuh Apabila Terkena Gas Airmata, Begini Cara Penanganannya

Baca: Perubahan Sikap Ria Ricis Saat Bertemu Ibu Verrell Bramasta, Venna Melinda, Ini Pengakuannya

Baca: Aksi 22 Mei, Mata Kena Gas Air Mata, Pria Ini Menangis Bak Anak Kecil Teriak Panggil Mama-mama

"Ya dihentikan setelah pembahasan pertama hari ini, karena tidak penuhi syarat materiil," kata Azhar saat ditemui di Kantor Bawaslu Provinsi Kalsel, Rabu (22/5/2019).

Menurut Azhar, seharusnya jika tak menerima adanya pembetulan perolehan suara, Pelapor mengajukan koreksi dan bukan laporan dugaan pelanggaran Pemilu.

Menurut Azhar, peristiwa yang menjadi dasar pelaporan Ali Syahbana yang dilakukan KPU Kabupaten Banjar dan KPU Provinsi Kalsel adalah pembetulan sebagai mekanisme administrasi oleh KPU.

Sebelumnya, laporan tersebut dilayangkan Ali bersama kuasa hukumnya kepada Bawaslu Provinsi Kalsel dengan pihak terlapor KPU Kabupaten Banjar dan KPU Provinsi Kalsel.

Dalam laporannya Ali Syahbana nyatakan adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan KPU Kabupaten Banjar dan KPU Provinsi Kalsel yang melakukan pembetulan perolehan suara pada Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2019 Tingkat Provinsi Kalsel, Sabtu (11/5/2019).

Akibatnya, Ia merasa dirugikan karena perolehan suara Ali Syahbana sebagai Caleg DPRD dari Dapil Kabupaten Banjar berkurang.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved