Kriminalitas Jakarta

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Diperiksa KPK, Terkait Kasus Dugaan Suap Jabatan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, Rabu (22/5/2019).

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Diperiksa KPK, Terkait Kasus Dugaan Suap Jabatan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (8/5/2019). Lukman diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama tahun 2018-2019 dengan tersangka Romahurmuziy. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, Rabu (22/5/2019).

Pemanggilan Menag Lukman kali ini bukan untuk menjadi saksi terkait dengan kasus dugaan suap seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag), melainkan untuk penyelidikan kasus lain.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Menag Lukman telah memenuhi panggilan KPK.

Dia datang pada pukul 09.00 WIB.

"Yang bersangkutan dipanggil untuk permintaan keterangan," kata Febri kepada wartawan, Rabu (22/5/2019).

Belum tahu keterangan apa yang akan diminta dari Menag Lukman Hakim.

Febri belum menjelaskan secara rinci penyelidikan yang dimaksud.

Baca: Live Indosiar! Cara Live Streaming Borneo FC vs Arema FC di Liga 1 2019 via Link Vidio.com Premier

Baca: Bukan Vicky Nitinegoro, Nikita Mirzani Pingsan Setelah Dilamar Pria Ini, Ada Kaitan Dipo Latief?

Baca: UPDATE Aksi 22 Mei, Mabes Polri Sebut Kelau Ada Penembakan Peluru Tajam Bukan TNI-Polisi

Menag Lukman sebelumnya terseret dalam kasus seleksi jabatan di Kemenag dan telah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy pada Rabu (8/5/2019).

KPK saat itu mengonfirmasi soal komunikasi antara Menag Lukman dan Romahurmuziy alias Romy terkait dugaan suap pengisian jabatan.

Tim penyidik juga mencecar soal uang USD 30.000 dan Rp 180 juta yang ditemukan di ruang kerjanya.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved