Pemilu 2019

Reaksi Pasar Modal dan Nilai Tukar Rupiah Setelah KPU RI Menetapkan Hasil Rekapitulasi Pilpres 2019

Pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin dinyatakan menang atas paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Reaksi Pasar Modal dan Nilai Tukar Rupiah Setelah KPU RI Menetapkan Hasil Rekapitulasi Pilpres 2019
BPost Cetak
BPost edisi cetak Rabu (22/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - KPU akhirnya menetapkan hasil rekapitulasi termasuk Pilpres, Selasa (21/5) dini hari.

Pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin dinyatakan menang atas paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jumlah perolehan suara Jokowi-Maruf 85.607.362 atau 55,50 persen suara.

Sedangkan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen suara.

Selisih suara dua pasangan mencapai 16.957.123 atau 11 persen suara.

Keputusan yang dibacakan Ketua KPU Arief Budiman itu mendapat tanggapan dari pasar.

Baca: Mulan Jameela Tersisih, Sosok Ibu Kedua Setelah Maia Estianty Bagi Putra Ahmad Dhani, Dul Jaelani

Baca: Saksi Partai Demokrat Emosi Saat Pleno Rekapitulasi Suara, Menggebrak Meja Sambil Mengucapkan ini

Baca: Nikita Mirzani Terkenal Suka Nyinyir, Ini Tanggapan Tak Terduga Anaknya Soal Perilaku Ibunya Itu

Baca: Istrinya Pasang Tarif Rp 700 Ribu Tiap Berhubungan Badan, Suami Ini Marah dan Menghabisinya

Sosok Jokowi memberi dampak positif bagi pasar modal sehingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat.

Saat dibuka, Selasa (21/5), IHSG menguat 0,31 persen ke level 5.925,42.

Pada akhir sesi 2, IHSG bertengger di level 5.951,37.

Namun sebaliknya dengan pasar uang.

Nilai tukar rupiah justru melorot.

Saat penutupan pasar spot, Selasa sore, satu dolar Amerika Serikat dihargai Rp 14.475 atau melemah 0,17 persen.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved