Berita HST

Sering Jadi Ajang Kebut-Kebutan, Malah Hari Jalan Perwira Barabai Akhirnya Diportal

Sering jadi ajang kebut-kebutan dan balapan liar, Jalan Perwira Barabai atau tepat di depan Kantor Bupati Hulu Sungai Tengah akhirnya ditutup

Sering Jadi Ajang Kebut-Kebutan, Malah Hari Jalan Perwira Barabai Akhirnya Diportal
net
Ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sering jadi ajang kebut-kebutan dan balapan liar, Jalan Perwira Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah atau tepat di depan Kantor Bupati Hulu Sungai Tengah akhirnya ditutup oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Penutupan jalan ini menyusul banyaknya keluhan dari warga terkait adanya aksi balapan liar di Kawasan Lapangan Dwi Warna.

Maklum, lapangan ini diapit oleh jalan raya yang membentuk persegi. Sehingga jalan ini sering digunakan untuk kebut-kebutan bahkan balapan liar. Jalan tersebut yakni Jalan Perwira, Jalan Bhakti, Jalan Brigjen Hasan Basri, dan Jalan Ghanesa.

Parahnya di jalan ini justru dipenuhi dengan perkantoran pemerintahan dan rumah dinas pejabat.

Baca: Foto Mesra Ahok BTP & Puput Nastiti Devi Beredar Saat Tak Hadiri Ultah Eks Mertua Veronica Tan

Baca: 5 Keutamaan Malam Nuzulul Quran, Malam Turunnya Al Quran di Hari ke 17 Ramadhan 1440 H

Baca: Lakalantas Renggut 1 Jiwa di Liangganggang Banjarbaru, Kasatlantas : Lihat CCTV Terdekat TKP

Di Jalan Perwira misalnya, sepanjang jalan ini merupakan areal perkantoran Bupati Hulu Sungai Tengah. Sedangkan Jalan Hasan Basri terdapat perkantoran pemerintah dan rumah dinas wakil bupati.

Untuk di Jalan Bhakti ada rumah dinas Bupati Hulu Sungai Tegah, sedangkan di Jalan Ghanesa ada rumah dinas Sekdakab Hulu Sungai Tengah.

Meski beberapa waku lalu, Satlantas Polres Kabuapaten Hulu Sungai Tengah menggelar beberapa kali razia di kawasan tersebut bahkan dijaga saban malam, tak membuat pengendara motor yang melakukan aksi balapan liar jera.

Alih-alih berhenti balapan liar, pengendara ini justru mencari waktu dimana tak ada penjagaan kepolisian. Jika ada polisi aksi balapan liar sepi. Namun, jika tak ada balapan liar terus dilakukan.

Tak jarang kecelakaan seperti motor yang terjatuh sering terjadi di sana.

Warga Banua Jingah, Fadli bahkan pernah menyaksikan pengendara kebut-kebutan terjatuh. Bukan jera, pengendara ini malah balapan lagi.

Halaman
12
Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved