Berita Internasional

Washington Legalkan Jenazah Manusia Dijadikan 'Pupuk' di Kebun, Bisa Kurangi Emisi Karbon

Warga Amerika Serikat yang tinggal di Washington akan segera memiliki opsi lain terkait akan diapakan jenazah mereka setelah mereka meninggal

Washington Legalkan Jenazah Manusia Dijadikan 'Pupuk' di Kebun, Bisa Kurangi Emisi Karbon
20minutes.fr
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Warga Amerika Serikat yang tinggal di Washington akan segera memiliki opsi lain terkait akan diapakan jenazah mereka setelah mereka meninggal, selain penguburan dan kremasi.

Pemerintah negara bagian Washington telah mengesahkan rancangan undang-undang yang mengatur pengomposan jenazah manusia, menjadi negara bagian pertama di AS yang melegalkannya.

Pengomposan atau rekomposisi merupakan proses untuk mengubah tubuh manusia yang telah meninggal menjadi tanah yang cocok digunakan untuk berkebun.

Undang-undang baru yang telah ditandatangani gubernur pada Selasa (21/5/2019) itu akan mulai diberlakukan Mei tahun depan. Demikian diberitakan AFP.

Proses pengomposan itu disebut sebagai langkah ramah lingkungan karena akan menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan penguburan dan kremasi.

Baca: Seri Terakhir Game of Thrones Mengecewakan, Sophie Turner Sebut Petisi Penggemar Tidak Sopan

Baca: Ikut Aksi 22 Mei di Jakarta, ASN atau PNS Siap-siap Dipecat, Ancaman Sudah Muncul di Cimahi

Baca: Sudah 9 Tahun, Nilainya Lionel Messi Tak Pernah di Bawah 100 Juta Euro, Bandingkan dengan Ronaldo

" Rekomposisi menawarkan alternatif pembalseman dan penguburan atau kremasi yang alami, aman, dan berkelanjutan."

"Selain juga akan mengurangi emisi karbon dan penggunaan lahan," kata Katrina Spade, pendiri perusahaan Recompose yang mendorong pengesahan undang-undang baru itu.

"Gagasan untuk kembali ke alam secara langsung dan kembali ke dalam siklus hidup dan mati sebenarnya cukup indah," tambahnya, dalam pernyataan yang dikirimkan kepada AFP.

Spade dan perusahaannya lantas mulai mencoba menciptakan opsi "penguburan" yang ramah lingkungan dan dapat bersaing dalam industri pemakaman konvensional AS.

Teknik pengomposan jenazah ini dikembangkan perusahaan Recompose bekerja sama dengan Washington State University dan telah melakukan uji klinis menggunakan jasad donor.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved