Ustadz Arifin Ilham Wafat

Almarhum Ustadz Arifin Ilham di Mata Sang Bibi, Biasa Berjalan Kaki dari Rumah ke Masjid Raya

Kabar duka atas meninggal dunianya, Ustadz H Muhammad Arifin Ilham, rupanya diiringi langit mendung dan hujan gerimis di Kota Banjarmasin, Kalsel

Almarhum Ustadz Arifin Ilham di Mata Sang Bibi, Biasa Berjalan Kaki dari Rumah ke Masjid Raya
Banjarmasinpost.co.id/Ahmad Rizky Abdul Gani/dok bpost
Almarhum Ustadz Muhammad Arifin Ilham dan Acil Ati, asisten rumah tangga sang ustadz. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kabar duka atas meninggal dunianya, Ustadz H Muhammad Arifin Ilham, rupanya diiringi langit mendung dan hujan gerimis di Kota Banjarmasin, Kalsel, Kamis (23/5/2019) siang ini.

Bahkan suasana tersebut juga seolah bersambut gayung dengan terus mengalirnya doa serta harapan terbaik oleh kerabat, tetangga hingga masyarakat banua sekalipun.

Seperti yang diungkapkan Ati atau lebih akrab disapa Acil (bibi, red) Ati, ia pun mengaku sangat terkejut setelah mendengar kabar duka menimpa sang ustadz, Rabu (22/5/2019) malam kemarin.

Pasalnya, ia yang sudah bekerja selama 30 tahun di rumah Arifin Ilham, mengaku sangat banyak tahu tentang sosok almarhum.

Terutama saat berbincang dengan Banjarmasinpost.co.id, hal yang sangat ia kagumi dengan sikap sang Ustadz Arifin, adalah shalat tepat waktu.

Baca: FOTO & Video Jelang Pemakaman Ustadz Arifin Ilham, Ustadz Yusuf Mansur: Beliau Persatukan Indonesia

Baca: Fakta-fakta Kepergian Ustadz Arifin Ilham, Wafat saat Negeri Berduka hingga Trending Topic Twitter

Baca: Ustadz Arifin Ilham Berpulang, Ini Wasiat Terakhir Sebelum Sang Ulama Meninggal Dunia

Baca: Ustadz Arifin Ilham Berpulang, Warga: Tolong Sampai Kabar ke Masyarakat Ustadz Meninggal

Kebiasaan itu bahkan menurut Acil Ati sudah temui sejak masa-masa awal bekerja atau usia sang Ustadz masih remaja.

Arifin menurutnya terbiasa shalat lima waktu ke masjid Sabilal Muhtadin dengan berjalan kaki dari rumah di Jalan Simpang Kertak Baru RT 7 Kecamatan Banjarmasin Tengah. Baik sendiri maupun bersama ayah dan ibunya.

"Kebetulan waktu itu usia beliau (Ustadz Arifin) masih sekitar 20 tahunan. Beliau juga masih kuliah di Jogja. Jadi kalau pas libur, saya selalu bertemu dan melihat kebiasaan nak Arifin tadi," kenangnya.

Tidak hanya itu, tambah Acil Ati lagi, Ustadz Arifin semasa hidupnya sampai sebelum tutup usia juga sangat baik.

Ia bersama keluarga tidak ada sama sekali bersikap membeda-bedakan meskipun dirinya sebagai pembantu.

"Justru yang saya rasakan selama bekerja dan bertemu dengan Ustadz Arifin Ilham hingga sekarang, beliau sangat baik dan hormat kepada siapapun. Dia juga tidak membeda-bedakan orang," cerita Acil Ati.

Namun tambah Acil Ati suasana sedikit berbeda sejak dua bulan terakhir. Rumah yang biasanya dihuni ibu serta saudari Ustadz Arifin, sehingga dibersihkannya setiap hari, kini telah jarang.

"Iya sekitar dua bulanan ini sudah. Karena ibu harus menemani Ustadz ke Jakarta dan Malaysia berobat. Sehingga rumah pun paling saya bersihkan dua atau tiga hari ," kata Acil Ati.

Hingga kabar duka pun datang menyelimuti keluarga dan masyarakat Indonesia, Rabu (22/5/2019) pukul 23.45.

Sang Ustadz kondang meninggal dunia, setelah menjalani perawatannya di Penang Malaysia. (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved