Berita Banjar

Dekati Lebaran Orderan Kembang Mulai Berlipat, Segini Harganya

Perajin dan pedagang kembang (kambang) pun tersenyum semringah. Pasalnya, orderan kembang terus bertambah.

Dekati Lebaran Orderan Kembang Mulai Berlipat, Segini Harganya
NOVE ARISANDI UNTUK BPOST GROUP
LARIS - Pedagang kembang di Martpura saat ini mulai kebanjiran permintaan. Dagangan mereka kian laris manis mendekati lebaran. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Mendekati momen lebaran, tak cuma serapan bahan pangan yang meningkat di Kabupaten Banjar. Permintaan kembang pun juga mulai menanjak.

Kalangan petani, perajin dan pedagang kembang (kambang) pun tersenyum semringah. Pasalnya, orderan kembang terus bertambah. Tak cuma berupa kembang curah, tapi juga rangkaian kembang; kambang barenteng maupun kambang sarai.

"Alhamdulillah ini mulai ramai jualan kambang, mulai banyak yang mencari," ucap Acil Ana, petani sekaligus perajin kembang, Kamis (23/05/2019).

Acil Ana salah satu petani/perajin kembang di Desa Jingah Habangilir, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. Desa ini merupakan sentra kembang melati di Banjar dan telah ditetapkan Pemkab Banjar sebagai Kampung Melati.

Selain melati, juga ada pertanaman kembang mawar dan kenanga. Namun hamparan pertanamannya tak seluas kebun melati yang totalnya mencapai puluhan hektare.

Baca: HST Berhasil Raih WTP, Bupati H A Chairansyah : Ini Didapat Atas Kerja Keras Semua SOPD

Baca: Gubernur Kalsel: Ustadz Arifin Ilham Harumkan Banua

Baca: 16 Jam Berpuasa di Negeri Paman Sam, ‎Begini Cerita Alumni Florida Institude of Technology Asal HST

Di Kalimantan Selatan sejak dulu telah menjadi tradisi penggunan rangkaian kembang pada sejumlah aktivitas atau acara seperti pada prosesi perkawinan maupun ziarah kubur.

Di Kabupaten Banjar terutama di Kota Martapura sangat mudah dijumpai pedagang kembang yang menjajakan dagangannya di pasar maupun di tepi jalan umum.

Acil Ana mengatakan tiap permintaan kembang mulai mengalami peningkatan sejak pertengahan Ramadan. Termasuk saat ini juga mulai banyak masyarakat yang berbelanja kembang sehingga harga juga mulai naik.

Saat ini harga kembang melati curah Rp 2.000 per gelas (ukuran gelas teh dingin). Sebelumnya sekitar Rp 1.500.

"Sejak beberapa hari ini seharinya terjual 100-120 gelas lebih. Kalau hari-hari biasa rata-rata 80-100 gelas," sebutnya.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved