Bisnis Techno

Jangan Kaget! Google Sudah Hapus Ponsel Huawei Ini dari Halaman Android Q

Google diam-diam menghapus nama Huawei Mate 20 Pro dari halaman daftar penerima Android Q Beta.

Jangan Kaget! Google Sudah Hapus Ponsel Huawei Ini dari Halaman Android Q
Istimewa
Android Q. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Google diam-diam menghapus nama Huawei Mate 20 Pro dari halaman daftar penerima Android Q Beta. Hal tersebut dilakukan menyusul kebijakan pemerintah AS yang memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam.

Pemerintah AS memasukkan nama Huawei dan 70 perusahaan lainnya ke dalam sebuah daftar bernama "entity list".

Perusahaan yang masuk dalam daftar tersebut dilarang membeli komponen dalam bentuk apapun (baik software maupun hardware) dari perusahaan asal AS tanpa seizin pemerintah AS. (Baca juga: Huawei Masuk Blacklist Amerika Serikat)

Alhasil, Google sebagai perusahaan asal AS pun harus tunduk pada regulasi tersebut. Melalui pernyataan resminya, juru bicara Google juga telah memberikan pernyataan resmi bahwa perusahaan akan mengikuti aturan yang dikeluarkan pemerintah AS.

Baca: Oppo A9X Sudah Bisa Dimiliki, Layar 6,53 Inci dan Kamera 48 Megapiksel Harga Cuma Rp 4 Jutaan

Baca: Apa Itu 5G? Lalu Kenapa Pemerintah Amerika Serikat Memasukkan Huawei ke Daftar Hitam?

Baca: Google Cabut Lisensi Android HP Huawei, Aplikasi Chrome, Play Store Tak Bisa Lagi Digunakan

"Kami mematuhi order yang diberikan (pemerintah AS) dan sedang menganalisis dampaknya", ujar juru bicara Google.

Dikutip KompasTekno dari Gizmochina, Rabu (22/5/2019), langkah yang diambil Google dengan menghapus nama Huawei Mate 20 Pro dari halaman Android Q Beta ini semakin menambah ketidakpastian mengenai masa depan hubungan Google dan Huawei.

Dengan dihapusnya nama Huawei Mate 20 Pro dari halaman Android Q Beta, besar kemungkinan pengguna ponsel ini tak akan dapat menikmati Android Q yang baru saja diperkenalkan beberapa waktu lalu. Hal ini juga tentu menjadi sinyal negatif bagi Huawei yang terancam kehilangan lisensi Android dari Google.

Huawei sendiri sejatinya telah mengantisipasi kemungkinan terburuk ini. Huawei telah mempersiapkan sebuah sistem operasi bernama Hongmeng sebagai pengganti sistem operasi Android.

Kendati demikian, Huawei sebenarnya masih memiliki kesempatan untuk menggunakan sistem operasi Android meski telah kehilangan lisensi.

Hanya saja, aplikasi buatan Google lainnya seperti Gmail, Chrome dan Play Store tidak akan dapat digunakan karena layanan tersebut memerlukan perjanjian komersial antara Huawei dan Google.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved