Berita Tapin

Kodim Rantau Bersihkan Sampah Saluran Irigasi Pintu Air Bungur Tapin, Begini Tujuannya

Babinsa di Kodim 1010/Rantau membantu petani membersihkan saluran irigasi pintu air 3 Desa Banua Padang, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin

Kodim Rantau Bersihkan Sampah Saluran Irigasi Pintu Air Bungur Tapin, Begini Tujuannya
Kodim 1010/RTU
Anggota Kodim 1010/Rantau membersihkan saluran irigasi di pintu air Bungur 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Terik matahari tidak menyurutkan semangat para Babinsa melakukan kegiatan yang menunjang para petani.

Babinsa di Kodim 1010/Rantau membantu petani membersihkan saluran irigasi pintu air 3 Desa Banua Padang, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Rabu (22/5/2019).

"Kami bersama petugas penyuluh lapangan (PPL) membersihkan saluran irigasi terutama pada pintu aliran air," kata Pasiter Kodim 1010/Rantau, Kapten Inf Yanto H.

Menurutnya, pembersihan saluran irigasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi pertanian dalam menunjang program ketahanan pangan di Kabupaten Tapin.

Baca: Gubernur Kalsel: Ustadz Arifin Ilham Harumkan Banua

Baca: Prihatin Situasi di Jakarta, Polres Tapin Gelar Doa Untuk Rekan-rekan Mereka di Jakarta

Baca: 16 Jam Berpuasa di Negeri Paman Sam, ‎Begini Cerita Alumni Florida Institude of Technology Asal HST

"Mudah-mudahan air mengaliri areal sawah dengan baik karena irigasi pertanian sudah dibersihkan secara bersama-sama dan tidak ada lagi gangguan irigasi dalam pemenuhan kebutuhan air di sawah para petani," katanya.

Kepala Staf Kodim 1010/Rantau, Mayor Inf Hariono mengatakan petani sudah sangat berpengalaman dalam mengolah lahan pertanian.

Menurutnya dengan pendampingan para anggota TNI diharapkan dapat membantu perawatan pemeliharaan tanaman padi menjadi lebih baik dan meningkatkan hasil panen.

"Misi pendampingan itu intinya mengajak petani untuk melakukan pengolahan lahan, perawatan tanaman, dan perawatan teknis pengairan, agar hasil produksi padi semakin meningkat," katanya.

Pimpinan di Kodim 1010/Rantau sudah menginstruksikan kepada seluruh Babinsa untuk memonitor sejumlah kendala petani di lapangan, agar masalah dapat diminimalisir sejak dini.

Baca: Terkuak Hilda Vitria Pernah Digerebek Ketua RT Hingga Tunjukkan Buku Nikahnya dengan Kriss Hatta

"Seperti keberadaan saluran irigasi yang ada, ketersediaan pupuk, dan obat antihama yang harus dimonitor secara terpadu dengan PPL maupun instansi terkait di lapangan," katanya.

Hariono berharap pihak TNI dapat meningkatkan hasil panen para petani, sehingga dapat menunjang program swasemabada pangan nasional di Kabupaten Tapin. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved