Berita Kalteng

Laporan ke Bawaslu Kalteng di Ditolak, Asera Laporkan Dugaan Kecurangan Pileg 2019 ke Polisi

Laporan dugaan kecurangan yang dilakukan oleh caleg DPRD Kalteng dari PKB untuk Dapil Kapuas dan Pulangpisau ditolak Bawaslu Kalteng.

Laporan ke Bawaslu Kalteng di Ditolak, Asera Laporkan Dugaan Kecurangan Pileg 2019 ke Polisi
Tribun Kalteng/Fathurahman
Ketua Wakil Ketua Komisi B DPRD Kalteng, HM Asera. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Harapan Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), H.M. Asera pupus. Laporan dugaan kecurangan yang dilakukan oleh caleg DPRD Kalteng dari PKB untuk Dapil Kapuas dan Pulangpisau ditolak Bawaslu Kalteng.

Laporan yang diserahkan ke Bawaslu, Selasa (21/5/2019) yang melaporkan dugaan kecurangan Pemilu Legislatif (Pileg) dilakukan oleh salah satu Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rosita Irma tersebut tidak bisa diproses Bawaslu.

Caleg PKB dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng V, meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulangpisau ini dilaporkan karena diduga melakukan kecurangan dalam pelaksanaan Pileg yang lalu, sehingga semua barbuk diserahkan ke Bawaslu.

Ini di antaranya, ada sejumlah bukti dari masyarakat yang diserahkan kepada Bawaslu Kalteng, di antaranya data penggelembungan suara dari 10 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan amplop berisi uang tunai beserta Kartu nama Caleg yang bersangkutan.

Baca: Rahmadi, Terdakwa Kasus Pemenggal Kepala di Lok Baintan Dituntut 20 Tahun Penjara di PN Martapura

Baca: Bacaan Doa Malam Lailatul Qadar dan Ciri yang Mendapatkannya Menurut Ustadz Abdul Somad

Sementara itu, HM Asera, mengatakan, meski laporan kecurangan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh Bawaslu, dia akan melaporkan dugaan kecurangan tersebut kepada Ditreskrimum Polda Kalteng, karena , ada di antara laporan tersebut yang sifatnya pelanggaran pidana dan perdata.

Ketua Bawaslu Kalteng, Satriadi, Kamis (23/5/2019) membenarkan pihaknya menolak laporan tersebut dengan alasan kadaluarsa.Dia menjelaskan, dugaan money politik, laporan kadaluarsa,sesuai UU No.7/2017 pasal 454 ayat (6) dan dugaan penggelembungan suara, sudah di lakukan penelusuran oleh bawaslu pulpis dan tdk terbukti," ujarnya.

Sementara itu, HM Asera mengatakan, meski laporan di Bwaslu tidak ditindaklanjuti, berkas kecurangan tersebut akan dilaporkannya ke Polda Kalteng untuk ditindaklanjuti, karena di antara laporan tersebut yang merupakan tindak pidana dan perdata."Kami akan laporkan kecurangan itu ke Polda Kalteng," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved