Berita Banjar

Pembangunan Desa Wisata Belangian Digenjot, Dishut Kalsel Siapkan Fasilitas Ini

Desa Belangian adalah desa wisata yang pada dua tahun terakhir ini dikembangkan Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel

Pembangunan Desa Wisata Belangian Digenjot, Dishut Kalsel Siapkan Fasilitas Ini
Dari Dishut Kalsel untuk BPost
Kadishut Kalsel saat berkunjung ke wisata Belangian 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Desa Belangian adalah desa wisata yang pada dua tahun terakhir ini di kembangkan Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kalsel.

Sarana dan prasarananya secara bertahap dilengkapi. Pembangunan shelter, musala, dermaga, rumah jaga dan jalur treking sudah dilakukan pada tahun 2018 lalu.

Di tahun 2019 ini, kembali dilanjutkan dengan pembangunan pemasangan paving block pada jalur tracking menuju Lembah Kahung. Selain itu, jalan sambungan dari desa sampai shelter kembar akan dicor semen.

Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq belum lama tadi berkesempatan mengajak beberapa pejabat terkait dalam pembangunan Desa Wisata Belangian untuk turun langsung ke lapangan.

Hanif memerintahkan kepada pejabat eselon III dan IV agar bergerak cepat dalam memajukan desa wisata tersebut.

Baca: Rudi Nunggu Hingga 12 Jam, Cuaca Buruk, ASDP Tunda Keberangkatan Kapal ke Barru Sulawesi

Baca: Laporan ke Bawaslu Kalteng di Ditolak, Asera Laporkan Dugaan Kecurangan Pileg 2019 ke Polisi

Baca: Sidak Hypermart, Ibnu Sina Temukan Produk Habis Masa Edarnya, Begini Penjelasan Manajemen

Ia juga meminta agar perkembangan pembangunan dan potensi kawasan itu dipromosikan. Baik melalui media sosial, maupun media massa dan elektronik.

"Agar menambah daya tarik pengunjung untuk datang. Sering-sering menggelar even atau kegiatan di Belangian atau Lembah Kahung," tegasnya.

Selain memberikan arahan, Hanif mengajak pejabat dishut juga mendatangi lokasi pembangunan jalur tracking yang saat ini dalam pemasangan paving block. Rombongan juga menemui pelaksana pekerjaan.

Kepada pelaksana di lapangan, ia menginginkan agar menyelesaikan pekerjaan sebelum batas waktu kontrak berakhir. Kalau bisa sebelum lebaran sudah selesai.

"Usahakan pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu, dan untuk pekerjaan pengecoran sambungan jalan desa agar segera dikerjakan, " kata Hanif.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved