Menguak Kisah Tuan Guru Surgi Mufti

Pewaris Ilmu Datuk Kelampayan, yang Dipercayakan Jadi Penentu Awal dan Akhir Ramadan

Sebagai ulama yang sangat menyukai menimba ilmu-ilmu agama di kota Mekkah, akhirnya Syekh Jamaluddin Al-Banjari atau biasa disebut Tuan Guru Surgi Muf

Tayang:
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani | Editor: Didik Triomarsidi
Banjarmasinpost.co.id/Ahmad Rizky Abdul Gani
Masjid Terapung yang akan menjadi tempat peribadatan baru masyarakat di dekat Kubah Makam Tuan Guru Surgi Mufti. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebagai ulama yang sangat menyukai menimba ilmu-ilmu agama di kota Mekkah, akhirnya Syekh Jamaluddin Al-Banjari atau biasa disebut Tuan Guru Surgi Mufti bisa pulang ke tanah air.

Kepulangannya yang juga telah memiliki banyak ilmu dari guru-guru di kota Mekkah itu sekaligus membuatnya menjadi penerus datuknya yaitu Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari berkiprah di tanah banua.

Selama pergaulannya, Tuan Guru Surgi Mufti menurut salah seorang zuriahnya, Yusmani, adalah seorang ulama yang mashur. Ia juga dikenal sebagai seorang ulama yang murah, ramah dan tamah terhadap siapa saja.

" Sehingga membuatnya disegani dan dihormati oleh segenap lapisan masyarakat termasuk pejabat pemerintahan Belanda pada zamannya," jelasnya yang merujuk pada buku manakib Tuan Guru Surgi Mufti.

Baca: Tuan Guru Surgi Mufti, Ulama yang Banyak dan Lama Menuntut Ilmu Agama di Tanah Suci Mekkah

Baca: Kesan Mendalam Menantu Ustadz Arifin Ilham, Larissa Chou Ungkap Panggilan Sayangan Istri Alvin Faiz

Baca: Fakta-fakta Kepergian Ustadz Arifin Ilham, Wafat saat Negeri Berduka hingga Trending Topic Twitter

Nenek moyangnya itu tambah Yusmani lagi semasa hidup merupakan seorang ulama yang mewarisi ilmu dari datuknya yakni Al Al Alamah Mufti Pangeran Ahmad dan Maulana Syekh Muhammad Arsyad.

Diantaranya ilmu-ilmu tersebut khususnya di bidang ilmu alat, falaq dan ilmu geografi. Sehingga banyak orang yang datang belajar dan mengaji kepadanya baik dari lingkungan kerabat maupun sahabat.

Sehingga hari-hari beliau penuh terisi dengan kegiatan belajar dan mengajar serta memberi nasehat kepada para tamu yang datang mengunjungi.

" Oleh karenanya, pada saat semasa hidup beliau, dengan menguasai salah satu ilmu tadi atau falaqiyah, tidak sedikit orang-orang datang kepada beliau menanyakan awal dan akhir Ramadan ," kata Yusmani. (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved