Berita HSS

Resmi Lantik Sekda Definitif, Bupati HSS Minta M Noor Segera Lelang Jabatan Kepala Dinas Kosong

Setelah beberapa bulan jabatan Sekda kosong dan dilaksanakan penjabat sementara, Bupati HSS akhirnya menetapkan Sekda definitif

Resmi Lantik Sekda Definitif, Bupati HSS Minta M Noor Segera Lelang Jabatan Kepala Dinas Kosong
banjarmasinpost.co.id/hanani
Sekda HSS Muhammad Noor dan istri, usai dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati HSS, Kamis (23/5/2019) di Pendopo Kabupaten. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Setelah beberapa bulan jabatan Sekda kosong dan dilaksanakan penjabat sementara, Bupati Hulu Sungai Selatan akhirnya menetapkan Sekda definitif, yaitu Muhammad Noor.

Sebelumnya, M Noor yang menjabat Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) HSS bersaing dengan delapan calon Sekda lainnya, yang mengikuti lelang jabatan.

 Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatannya dilaksanakan, Kamis (23/5/2019) di Pendopo Kabupaten, oleh Bupati HSS H Achmad Fikry.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut juga dihadiri Forkopinda, serta jajaran pejabat pemerintahan Kabupaten HSS.

Baca: THR ASN Pemprov Dicairkan Jumat Besok, Honorer Diserahkan Ke Tiap SKPD

Baca: Sehari Berkumpul MFC Langsung Ujicoba Melawan Barito Putera U-20 , Menang 2-0

Baca: Jadwal Siaran Langsung MotoGP Italia 2019 Live di Trans7 : Jorge Lorenzo Ingin Tiru Marc Marquez

Ditemui usai dilantik. M Noor, didampingi istrinya menyatakan senang dan bersyukur mendapat kepercayaan tersebut sebagai puncak karier seorang PNS.

 Namun, disisi lain, dia menyadari bakal mengemban amanah cukup berat, dan harus bisa menjaga kepercayaan atas jabatan yang diamanahkan tersebut.

"Apa yang dapat saya berikan dalam bertugas itu amanah yang harus diemban. Tentunya saya akan loyal kepada pimpinan,"kata M Noor.

Mengenai tugas awalnya yaitu mengisi kekosongan pejabat definitif di empat instansi yang kosong, yaitu Bakeuda, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian dan Dinas Tanaman Pangan, M Noor menyatakan, mulai hari ini, melakukan konsulidasi dengan jajaran sekretariat daerah.

"Apa yang diperintahkan Bupati, yaitu segera menyusun perencanaan pengisian kekosongan jabatan di empat instansi tersebut. Apakah nanti berupa mutasi atau lelang masih kita konsultasikan.Soal berapa waktu yang diperlukan, belum ada target. Yang jelas kita akan laksanakan secepatnya,"katanya.

 Sementara, Bupati HSS H Achmad Fikry mengatakan, karena jabatan Sekda tertinggi di karier ASN di kabupaten, status Pejabat tinggi pratama dipilih melalui proses panjang.

Saat mendapat izin Gubernur Kalsel dan Komisi ASN di Jakarta untuk lelang jabatan Sekda, telah dibentuk Panitia seleksi dengan anggita di antaranya kalangan akademisi, BPKP dan Pemprov Kalsel. Setelah penatapan pansel, baru pendaftaran dibuka.

Setelah proses bersama pansel, merekomendasikan tiga orang dari delapan orang yang lulus administrasi. Selanjutnya menghasilkan tiga orang yang mendapat rekomendasi gubernur yang berkasnya dikirim melalui aplikasi online ke Komisi ASN .

Baca: Fakta Terkini Ambulans Berlogo Partai Gerindra di Aksi 22 Mei, Pengakuan Petinggi Partai Soal Batu

Setelah menunggu beberapa waktu keluarlah persetujuan terhadap tiga orang diusulkan kepada Bupati, yang diberikan hak menentukan siapa yang menjadi Sekda. Selanjutnya, Bupati melantik satu dari tiga orang tersebut dan segera melaporkannya ke Gubernur Kalsel.

"Ini perlu saya sampaikan karena mendapatkan pejabat pimpinan tinggi pratama memerlukan waktu dan proses yang harus dilalui,"kata Fikry. (banjarmasinpost.co.id/hanani)


Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved