Berita Banjarmasin

Sidak Hypermart, Ibnu Sina Temukan Produk Habis Masa Edarnya, Begini Penjelasan Manajemen

Didampingi tim dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Banjarmasin, Wali Kota Ibnu Sina mengunjungi Hypermart Banjarmasin

Sidak Hypermart, Ibnu Sina Temukan Produk Habis Masa Edarnya, Begini Penjelasan Manajemen
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengecek harga daging di toko retail modern 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjelang Idul Fitri 1440 H, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina turun langsung memantau kondisi barang yang diperdagangkan di pusat perbelanjaan modern di Kota Banjarmasin, Kamis (23/5/2019). 

Didampingi tim dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Banjarmasin, Wali Kota Ibnu Sina mengunjungi Hypermart Banjarmasin, di Jalan A Yani, KM 2 Banjarmasin.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Ibnu Sina  mendapati adanya minyak goreng kemasan yang izin edarnya habis.

Menanggapi temuan tersebut, Store General Manager Hypermart di Banjarmasin, Jeffry Donovan mengatakan pihaknya belum mengetahui adanya produk yang izin edarnya habis.

Terlebih, sebagai toko retail modern, pihaknya hanya menjual, dimana jumlah produk mencapai 12 ribu item.

Baca: Bacaan Doa Malam Lailatul Qadar dan Ciri yang Mendapatkannya Menurut Ustadz Abdul Somad

Baca: Akses Media Sosial Dibatasi, Pebisnis Online di Banjarmasin Gunakan Solusi Ini

Baca: SESAAT LAGI Jadwal Buka Puasa Hari ke-18 Ramadhan 1440 H di Jakarta Bandung Surabaya Yogyakarta

“Untuk izin edar kami biasanya mengetahui dari BBPOM dan produsen, kami hanya menjual. Sehingga kami selalu memerlukan informasi up to date dari BBPOM mengenai barang yang masa edarnya habis,” ucap Jeffry.

Pihaknya pun nampak siap meretur produk tersebut, pasca BBPOM di Banjarmasin meminta untuk tidak lagi membiarkan barang berupa minyak goreng kemasan itu menjadi display di toko.

Terlepas dari itu, Hypermart selalu melakukan pengecekan pada barang kadaluarsa. Jerffry menjelaskan, setiap satu minggu sekali, tim pegawainya akan memeriksa barang sejak pukul 08.00 wita hingga pukul 22.00 wita. Sehingga barang yang dinyatakan kurang dari tiga bulan menuju explied akan ditarik.

“Disini, kami juga berupaya menekan penjualan barang yang tidak layak,” jelas Jeffry.

Ia juga berterima kasih atas kedatangan pimpinan Kota Banjarmasin ke toko retail itu. sebutnya, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengapresiasi ketersediaan stok yang ada di Hypermart Banjarmasin. Terlebih ujar Jeffry, sejauh ini tidak ada stok kosong di tempat yang ia kelola.

Di Hypermart Banjarmasin, serta Transmart, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina memeriksa sejumlah item yang dijual pada retail itu. Di antaranya pemeriksaan pada parsel, daging, beras, gula, bawang merah dan bawang putih.

Pascapemeriksaan, Ibnu Sina menyampaikan, kegiatan itu sebagai bentuk antisipasi pihaknya terhadap ketersediaan dan keamanan bagan pangan. Terutama pada produk yang dianggap kadaluwarsa.

Baca: Karyawan PDAM Kotabaru Terima Jaminan Santunan Kematian Rp 100 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Baca: Alasan Dul Jaelani Hengkang dari Rumah Ahmad Dhani-Mulan Jameela, Pilih Tinggal dengan Maia Estianty

“Kami melihat ke pasar modern dan pasar traditional untuk pengecekan. Sekilas setelah disurvei tidak ditemukan adanya produk yang kadaluwarsa. Kemudian dari pihak managemen baik Hypermart dan Transmart juga melakukan kuality control untuk memastikan barang yang dijual masih dalam masa berlaku,” ucap Ibnu.

Dari kunjungan tersebut, Ibnu pun berharap dapat memberikan jaminan dan ketenangan kepada pembeli untuk berbelanja. Meski tak ia pungkiri biasanya ada saja parsel yang hampir mendekati masa kadaluwarsa.

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved