Berita Tapin

Tentara Bersihkan Sampah Saluran Irigasi Pintu Air Bungur Tapin, Ini Tujuannya

Babinsa di Kodim 1010/Rantau membantu petani membersihkan saluran irigasi pintu air 3 Desa Banua Padang, Kecamatan Bungur,Tapin, Rabu (22/5/2019).

Tentara Bersihkan Sampah Saluran Irigasi Pintu Air Bungur Tapin, Ini Tujuannya
HO/Kodim 1010_RTU
Anggota Kodim 1010/Rantau membersihkan saluran irigasi di pintu air Bungur, Kabupaten Tapin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Terik matahari tidak menyurutkan semangat para Babinsa melakukan kegiatan yang menunjang para petani.

Babinsa di Kodim 1010/Rantau membantu petani membersihkan saluran irigasi pintu air 3 Desa Banua Padang, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Rabu (22/5/2019).

"Kami bersama petugas penyuluh lapangan (PPL) membersihkan saluran irigasi terutama pada pintu aliran air," kata Pasiter Kodim 1010/Rantau, Kapten Inf Yanto H.

Menurutnya, pembersihan saluran irigasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi pertanian dalam menunjang program ketahanan pangan di Kabupaten Tapin.

"Mudah-mudahan air mengaliri areal sawah dengan baik karena irigasi pertanian sudah dibersihkan secara bersama-sama dan tidak ada lagi gangguan irigasi dalam pemenuhan kebutuhan air di sawah para petani," katanya.

Baca: Sidak Hypermart, Ibnu Sina Temukan Produk Habis Masa Edarnya, Begini Penjelasan Manajemen

Baca: Laporan ke Bawaslu Kalteng di Ditolak, Asera Laporkan Dugaan Kecurangan Pileg 2019 ke Polisi

Kepala Staf Kodim 1010/Rantau, Mayor Inf Hariono mengatakan petani sudah sangat berpengalaman dalam mengolah lahan pertanian.

Menurutnya dengan pendampingan para anggota TNI diharapkan dapat membantu perawatan pemeliharaan tanaman padi menjadi lebih baik dan meningkatkan hasil panen.

"Misi pendampingan itu intinya mengajak petani untuk melakukan pengolahan lahan, perawatan tanaman, dan perawatan teknis pengairan, agar hasil produksi padi semakin meningkat," katanya.

Pimpinan di Kodim 1010/Rantau sudah menginstruksikan kepada seluruh Babinsa untuk memonitor sejumlah kendala petani di lapangan, agar masalah dapat diminimalisir sejak dini.

"Seperti keberadaan saluran irigasi yang ada, ketersediaan pupuk, dan obat antihama yang harus dimonitor secara terpadu dengan PPL maupun instansi terkait di lapangan," katanya.

Hariono berharap pihak TNI dapat meningkatkan hasil panen para petani, sehingga dapat menunjang program swasemabada pangan nasional di Kabupaten Tapin. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved