Keracunan Massal di Kapuas

Bantu Warga Keracunan Massal, Dinsos dan Tagana Kapuas Dirikan Dua Tenda dan Siapkan 25 Velbed

Dinas Sosial dan Tagana Kabupaten Kapuas ikut membantu RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dalam penanganan pasien diduga keracunan makanan

Bantu Warga Keracunan Massal, Dinsos dan Tagana Kapuas Dirikan Dua Tenda dan Siapkan 25 Velbed
Banjarmasinpost.co.id/Fadly Setia Rahman
Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan Bencana Sosial Dinsos Kabupaten Kapuas, Andi Septianto Adinata. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Dinas Sosial dan Tagana Kabupaten Kapuas ikut membantu RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dalam penanganan pasien diduga keracunan makanan, Jumat (24/5/2019).

"Sesuai tugas fungsi kami dari Dinas Sosial, dalam penanganan bencana sosial ini dan ada informasi keracunan massal, jadi kami dari Dinsos dan Tagana Kabupaten Kapuas menyiapkan untuk sementara dua tenda," kata Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan Bencana Sosial pada Dinsos Kabupaten Kapuas, Andi Septianto Adinata.

Dilanjutkannya, dua tenda telah didirikan di lingkungan RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. "Satu tenda keluarga yang besar di halaman depan dan tenda keluarga yang kecil di halaman tengah," tambahnya.

Pihaknya juga membantu menyiapkan velbed atau tempat tidur lipat yang digunakan untuk pasien, selain dua tenda.

"Ya, kami juga bantu siapkan 25 velbed, sudah kami kerahkan dan digunakan untuk beberapa pasien yang telah dievakuasi ke rumah sakit. Selain itu, juga kami siapkan beberapa terpal dan kasur untuk pasien dan tentunya kesiapan tenaga kami siaga di rumah sakit, total 37 personel," bebernya.

Baca: Makannya Saat Bukber, Warga Pulau Petak Rasakan Keracunan Ketika Sahur, Bupati Kapuas Lakukan Ini

Baca: 82 Warga Pulau Petak yang Alami Keracunan Makanan, Dievakuasi ke RSUD dr H Soemarno Kuala Kapuas

Baca: BREAKING NEWS : Puluhan Warga Kapuas Dievakuasi ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Makanan

Hingga kini, pihak RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas masih disibukkan dengan penanganan puluhan pasien yang diduga keracunan makanan, Jumat (24/5/2019).

Informasi didapat, puluhan warga itu diduga keracunan usai menyantap sajian makanan buka puasa bersama yang diadakan di Masjid Nurul Istiqomah, Handel Simpang Aya, Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Kamis (23/5/2019) petang.

Makanan apa yang disantap? Keterangan dari beberapa warga yang dijumpai di RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, mereka saat buka puasa itu makan nasi bungkus, telor masak habang (merah).

Hingga sore ini, terdata sudah 82 pasien diduga keracunan makanan yang telah dievakuasi ke RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Jumat (24/5/2019).

"Ya, sementara ada 82 pasien diduga keracunan makanan yang telah dievakuasi ke RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas," kata Direktur RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dr Agus Waluyo, Jumat (24/5/2019) sore.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved