Berita Banjarbaru

Digerebek Satpol PP Banjarbaru, Pengunjung Di Warung Makan Mama Anis Kocar Kacir

Satpol PP Kota Banjarbaru ini ternyata masih menemukan adanya warung makan yang melanggar Perda selama bulan ramadan.

Digerebek Satpol PP Banjarbaru, Pengunjung Di Warung Makan Mama Anis Kocar Kacir
Dari Satpol PP Banjarbaru untuk BPost
Satpol PP Banjarbaru Saat menutup warung di Mentaos. 

BANJARMASIN POST.CO ID, BANJARBARU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru terus melakukan kegiatan rutin patroli untuk pengawasan perda bulan ramadan.

Kegiatan patroli rutin ini yang dilakukan Satpol PP Kota Banjarbaru ini ternyata masih menemukan adanya warung makan yang melanggar Perda selama bulan ramadan.

Bahkan ada penjual yang sudah pernah menandatangani surat pernyataan kembali berulah dengan menjual makanan dan minuman di tempat pada siang hari.

Kepala Satpol PP Banjarbaru Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Binwasluh Dooni Kusworo membenarkan dengan hal ini.

"Kami kembali menemukan adanya warung makan yang menyalahi perda ramadan. Bahkan, ada yang sudah pernah ditegur dan menandatangi surat pernyataan kembali berjualan," katanya, Jumat, (24/5/2019).

Baca: Momen Ani Yudhoyono Berdandan Setelah Keluar Ruang Isolasi, Istri SBY Siap-Siap ke Sini

Baca: Kemuliaan Malam Lailatul Qadar, Ustadz Suriani: Ketika para Malaikat diberi Tugas-Tugas

Baca: Perbup Belum Selesai, THR ASN Pemkab Banjar Diundur, Ini Jadwal Pembayarannya

Disebutkannya bahwa ada Warung Mama Anis di Mentaos Banjarbaru Utara yang kembali menyalahi aturan perda meski sudah menandatangani surat pernyataan.

"Kita awalnya mendapat informasi dari masyarakat adanya warung makan yang buka pada siang hari dan melayani makan di tempat," katanya.

Pada giat yang sudah dilakukan pada Kamis, (23/5/2019) siang itu membuat kaget para pembeli yang sedang makan dan minum pada siang hari.

"Saat kita mendatangi lokasi memang ada aktivitas jual beli di tempat. Mereka yang sedang makan dan minum langsung kabur," katanya.

Dijelaskannya bahwa pemilik warung Sukatno (55) sebelumnya sudah menandatangi surat pernyataan pada 15 Mei lalu saat melanggar Perda ramadan.

Halaman
123
Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved