Otomotif

Ini Bahaya Bonceng Anak Kecil di Jok Depan Motor, Simak Penjelasannya

Namun, sudah saatnya hindari kebiasaan buruk itu, karena sangat berbahaya buat diri sendiri dan juga untuk pengguna jalan lain.

Ini Bahaya Bonceng Anak Kecil di Jok Depan Motor, Simak Penjelasannya
tribun jogja
Pemudik naik sepeda motor membonceng anaknya di jok depan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -  Membonceng anak kecil di bagian jok depan sepeda motor sudah begitu lazim di Indonesia.

Namun, sudah saatnya hindari kebiasaan buruk itu, karena sangat berbahaya buat diri sendiri dan juga untuk pengguna jalan lain.

Bahkan, polisi dan juga pakar keselamatan berlalu lintas sudah kerap kali mengimbau agar pengendara motor tidak membonceng anak di jok depan.

Seperti dijelaskan oleh Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu. Menurut dia, apa pun jenis transmisi motor tersebut, menempatkan anak kecil di jok depan sangat tidak dibenarkan dalam aspek keselamatan berlalu lintas.

"Jangan melihat penyebab langsungnya. Dalam konteks kecelakaan ini, membawa anak kecil dan ditaruh di depan adalah bentuk kelalaian fatal yang tidak dapat ditoleransi baik pada norma safety maupun legal hukum," kata Jusri kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca: Hoby Berkuda, Ustadz Arifin Ilham Sampaikan Olahraga Berkuda Sunah Rasul

Baca: Waktu Selesainya Instagram, Facebook & Whatsapp Down Pasca Aksi 22 Mei Terjawab, Ini Kata Menkominfo

Baca: Tampil Sepanggung dengan Istri Reino Barack, Luna Maya Ternyata Ogah Sebut Nama Syahrini

Jusri melanjutkan, jika membonceng anak kecil, pengendara disarankan untuk menempatkannya di jok belakang. Namun dengan catatan, kaki si anak sudah dapat menyentuh pijakan kaki dengan optimal.

"Kalau kedua kakinya belum dapat menyetuh pijakan kaki dengan optimal, maka tidak direkomendasikan. Sebab, si anak akan rentan keseimbangannya dan ini membahayakan," ujar Jusri.

Salah satu dampak fatalnya, yaitu tidak sedikit kejadian anak yang terpelanting dari motor karena ketika akan diturunkan anak itu secara tidak sengaja memegang gas, karena kondisi mesin masih menyala alhasil jatuh bersama motor.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bahaya, Jangan Bonceng Anak di Jok Depan Motor"

Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved